2.212 Kotak Suara Untuk Pilkada Sudah Tiba di Bantul

Ilustrasi. - Freepik
08 November 2020 17:37 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL - Sebulan jelang pemungutan suara pada Pilkada 2020, 9 Desember mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bantul mulai mendistribusikan logistik pemilihan.

Ketua KPU Bantul Didik Joko Nugroho mengatakan, saat ini logistik pemilihan telah tiba di Bantul. Logistik tersebut adalah 2.212 kotak suara berbahan karton terdiri kotak suara untuk TPS sebanyak 2.085 kotak suara dan kotak suara untuk rekap di PPK sebanyak 127 kotak suara.

Selain kotak suara, lanjut dia, logistik lainnya seperti bilik suara, tinta, segel, sampul, kabel ties dan, formulir model C dan surat suara, saat ini dalam proses produksi.

Baca juga: Laporan Donald Trump soal Kecurangan Pilpres AS Tak Terbukti

“Hampir semua logistik ini diadakan dengan proses E-Katalog sehingga secara proses dan kualitas dipastikan sudah sesuai dengan ketentuan pengadaan,” kata Didik, Minggu (8/11/2020).

Didik memerkirakan, semua logistik ini akan masuk di gudang KPU Bantul pada minggu ketiga November mendatang. Selanjutnya untuk pengelolaan logistik berupa pengesetan, sortir dan lipat dan diperkirakan membutuhkan waktu satu pekan.

“Dalam pengelolaan logistik ini KPU Bantul akan menerapkan protokol Kesehatan sehingga tenaga yang akan dilibatkan akan dibatasi dengan memperhitungkan jarak dan luas ruangan,” kata Didik.

Adapun untuk pengamanan logistik akan melibatkan kepolisian dan TNI sejak dari penyimpanan di gudang KPU sampai dengan distribusi di masing-masing PPS.

Baca juga: 415 Tempat Wisata di Jateng Sudah Dibuka Kembali

Ketua Divisi Teknis KPU Bantul, Joko Santoso menyampaikan selain logistik, di masing-masing TPS juga akan disediakan alat pelindung diri dan protokol kesehatan. Setiap TPS nantinya akan dilengkapi dengan pengukur suhu (thermo gun), sarung tangan sekali pakai untuk pemilih, fasilitas pencuci tangan, hand sanitizer, face shield untuk petugas, sprayer beserta disinfektan.

“Setiap petugas baik KPPS maupun petugas ketertiban TPS dipastikan juga telah melakukan rapid tes sebagai antisipasi pencegahan penularan wabah covid-19,” terangnya.