Kunjungan Wisatawan Parangtritis Melonjak

Foto ilustrasi: Wisatawan bermain dan berenang di Pantai Parangtritis, Bantul. - Harian Jogja/Desi Suryanto
09 November 2020 06:57 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL - Kunjungan ke Pantai Parangtritis meningkat drastis menyusul penetapan status Gunung Merapi dari Waspada (Level II) menjadi Siaga (Level III).

Hal ini terlihat dari jumlah kunjungan wisatawan ke pantai tersebut, Minggu (8/11). Data di Dinas Pariwisata (Dispar) Bantul mencatat ada sebanyak ada 15.650 orang berkunjung ke Pantai Parangtritis dan Depok.

BACA JUGA : Begini Rasanya Naik Bus Malioboro-Parangtritis: Perjalanan

Selain Pantai Parangtritis dan Depok, Dispar juga mencatat ada kenaikan jumlah pengunjung di Pantai Samas yang mencapai 1.600 orang. Sedangkan Pantai Goa Cemara dikunjungi sebanyak 120 orang, Pantai Baru dengan 600 orang, Pantai Kwaru dengan 175 orang.

Anggota Sar Satlinmas Wilayah III, Bantul, Ali Joko Sutanto peningkatan pengunjung di Pantai Parangtritis mulai terlihat meningkat sejak Sabtu (7/11). Ia melihat banyak wisatawan dari luar kota yang terus berdatangan. Diperkirakan, wisatawan tersebut datang ke pantai karena dampak peningkatan status Gunung Merapi.

“Mungkin ada pengaruhnya. Karena banyak obyek wisata yang berada di kawasan rawan bencana erupsi Gunung Merapi ditutup,” katanya, Minggu (8/11/2020).

BACA JUGA : Bus Wisata Malioboro-Parangtritis, Malioboro-Baron, & YIA

Menurut dia, wisatawan yang berkunjung itu tidak hanya berada di Pantai Parangtritis, namun juga Pantai Depok. "Untuk saat ini gelombang normal dan sejumlah makan seafood telah diperbaiki. Inilah yang membuat mereka  tetap ke Pantai Depok,” lanjutnya.

Komandan Pos Angkatan Laut (Posal) Pantai Samas, Serma MES Surawal mengatakan tim gabungan ditempatkan di sejumlah pantai dan memberikan imbauan kepada wisatawan untuk menerapkan protokol kesehatan dengan 3 M. Yakni, menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan pada air yang mengalir dengan sabun yang sudah disiapkan oleh pengelola obyek wisata.

BACA JUGA : Pantai Bantul Ramai di Libur Panjang, Banyak Orang Pakai 

“Pada prinsipnya protokol kesehatan wajib diperketat. Jangan sampai ada penularan Covid-19,” paparnya.