Pantai Bantul Ramai di Libur Panjang, Banyak Orang Pakai Masker Asal-asalan

Ilustrasi wisatawan bermain dan berenang di Pantai Parangtritis, Bantul. - Harian Jogja/Desi Suryanto
29 Oktober 2020 14:17 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Protokol kesehatan diterapkan di sejumlah tempat wisata di Bantul, salah satunya di kawasan Pantai Parangtritis, Bantul, Kamis (29/10/2020). Namun, banyak pengunjung yang memakai masker asal-asalan. Banyak juga yang tidak menjaga jarak.

Gita, 22, wisatawan asal Salatiga ini mengaku gerah harus terus mengenakan masker. Dia pun menggunakan masker asal-asalan.

“Panas. Lagian pengin merasakan embusan angin disini,” katanya.

BACA JUGA: Viral Wisata Esktrem Naik Layangan Raksasa, Ini Reaksi Satpol PP Bantul...

Maryanto, pedagang yang sudah lima tahun lebih berdagang di kawasan tersebut, mengungkapkan dirinya masih menemukan beberapa pengunjung yang asal-asalan mengenakan masker.

“Tadi, petugas juga sudah beberapa kali mengingatkan. Kalau untuk kerumunan, saya rasa masih normal,” katanya.

Sementara, petugas yang berjaga di gerbang pintu masuk terus meminta pengunjung untuk tetap menggunakan masker dan menjaga jarak.

“Kami ingatkan, untuk memakai masker yang benar dan tetap menerapkan protokol kesehatan. Apalagi beberapa hari terakhir ada tren kunjungan wisatawan mulai naik, seiring dengan libur cuti bersama,” kata Koordinator TPR Parangtritis Rohmad Rihwanto.

BACA JUGA: Tak Ajukan Bantuan Usaha Mikro, Beberapa Warga Bantul Kaget Peroleh Rp2,4 Juta

Rohmad mengungkapkan lonjakan pengunjung mulai terlihat sejak Rabu (28/10/2020). Jika setiap harin ada 2.000 hingga 3.000 pengunjung, mulai Rabu sudah ada sekitar 5.200 pengunjung yang datang ke pantai.

“Rata-rata masih didominasi oleh pengunjung yang berasal dari Jawa Tengah dan DIY,” ucap Rohmad.

Kepala Satpol PP Bantul Yulius Suharta mengatakan pada libur cuti bersama kali ini, jawatannya meningkatkan patroli ke sejumlah objek wisata. Imbauan untuk tetap mengedepankan protokol kesehatan juga melibatkan perangkat daerah dan satuan gugus tugas setempat.

“Kami terus ingatkan. Kebetulan, kami ada tim yang kami turunkan untuk terus memberikan imbauan dan sosialiasi protokol kesehatan ke pengunjung,” katanya.