Skandal Prostitusi Anak di Italia, Bastoni dan 3 Pemain Lain Diperiksa
Alessandro Bastoni menjadi subjek penyelidikan kejaksaan Milan dalam kasus dugaan prostitusi anak di bawah umur yang masih terus didalami.
Video viral seseorang menaiki layangan naga./Instagram @wonderfuljogja
Harianjogja.com, BANTUL - Wisata ekstrem baru di Bantul, berupa menaiki layangan naga raksasa, kini tengah viral di media sosial. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bantul mengawasi unsur keamanannya secara serius.
Sebab, menaiki layangan naga raksasa yang biasa dilakukan di kawasan gumuk pasir dan Jalan Jalur Lintas Selatan (JJLS) Bantul itu dinilai berbahaya bagi wisatawan.
Kepala Satpol PP Bantul Yulius Suharta mengatakan jawatannya terus memantau informasi penerbangan layangan naga raksasa yang tengah viral di media sosial. Sekilas, Yulius memandang kegiatan wisatawan menaiki layangan naga tersebut sangat berbahaya, karena tidak didukung dengan alat keamanan yang sesuai standar.
“Kami akan cek ke lokasi. Kami lihat dulu. Jika memang benar-benar membahayakan, kami akan minta kegiatan itu dihentikan,” kata Yulius, Kamis (29/10/2020).
Baca Juga: UMP 2021 Tidak Naik, Ini Sikap Serikat Pekerja Rokok DIY
Yulius juga akan mengecek apakah kegiatan menerbangkan layangan raksasa tersebut menerapkan protokol kesehatan.
“Karena ini akan mengundang kerumunan. Kami tidak ingin ada kegiatan yang seperti di JJLS beberapa waktu lalu. Sekiranya menimbulkan kerumunan dan tidak menerapkan protokol kesehatan akan kami minta hentikan kegiatan itu,” lanjut Yulius.
Sementara, pembuat layangan Wardoyo mengakui belum ada koordinasi dengan Satpol PP untuk menerbangkan layangan raksasa. Selain itu, kegiatan ekstrem tersebut awalnya hanya digunakan sebagai hiburan. Dia tak menyangka bakal viral.
“Awalnya hanya untuk senang-senang teman-teman saja. Untuk keamanan memang sejauh ini memang belum ada jaminan. Namun, ke depan, kami imbau kepada teman-teman untuk siap dan berjaga di bawahnya. Untuk antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya.
Wardoyo menuturkan, selama ini kegiatan menerbangkan layangan naga raksasa biasa dilakukan pada akhir pekan di dua tempat berbeda, yakni di JJLS dan gumuk pasir Pantai Parangtritis. Di dua lokasi tersebut, para anggota komunitas Kedon (komunitas layang-layang) biasanya hanya meminta izin kepada pengelola tempat wisata untuk menerbangkan.
Adapun yang terlibat dalam penerbangan layangan raksasa ini biasanya ada sekitar 30 orang. Lima orang bertugas untuk menaikkan, sisanya berjaga-jaga di bawahnya. Agar gerakan layangan terkontrol dan bisa dinaiki, di ujung tali untuk menerbangkan diikatkan ke pohon.
Baca Juga: Ini Alasan Putra Bungsu Jenderal Soedirman Bergabung di Pemuda Pancasila
“Ternyata responnya cukup baik. Pengunjung ramai. Sejauh ini memang tidak kami pungut biaya. Siapa saja yang berani silakan menaiki. Kami memilih gumuk pasir, karena lebih aman jika terjadi apa-apa,” ucapnya.
Menerbangkan layangan raksasa sebenarnya membahayakan jiwa. Pada Jumat (4/9/2020) lalu, seorang pelajar kelas II SMP, Nabil warga Mayungan 1 Desa Murtigading, Sanden sempat terangkat setinggi 3 meter, sebelum akhirnya terhempas dan terjatuh di lapangan.
Video menaiki layangan naga raksasa viral di media sosial. Video tersebut salah satunya diunggah oleh akun Instagram @wonderfuljogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Alessandro Bastoni menjadi subjek penyelidikan kejaksaan Milan dalam kasus dugaan prostitusi anak di bawah umur yang masih terus didalami.
Anggaran droping air Gunungkidul dipangkas jadi Rp346,5 juta. BPBD pastikan tetap aman dengan dukungan dana BTT.
Pria asal Sleman tewas tertemper KRL di Klaten. Polisi selidiki penyebab, KAI imbau warga jauhi jalur kereta.
Inflasi Juni 2026 capai 3,34%. Menkeu sebut dipicu BBM dan pangan, diprediksi segera mereda karena faktor musiman.
Pemerintah resmi terapkan B50 mulai 1 Juli 2026. Pakar ITB sebut aman untuk mesin diesel, emisi lebih rendah.
Daftar agenda Jogja Juli 2026: IFBC, festival layangan, geopark night, INACRAFT hingga scooter parade. Gratis dan seru!