Ini Alasan Putra Bungsu Jenderal Soedirman Bergabung di Pemuda Pancasila

Putra Bungsu Panglima Besar Jenderal Sudirman, M. Teguh Soedirman (tengah) dalam peringatan HUT ke-61 PP. - Ist/ppdiy.
29 Oktober 2020 09:27 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Putra Bungsu Panglima Besar Jenderal Sudirman, M. Teguh Soedirman secara resmi menjadi penasehat di ormas Pemuda Pancasila (DIY), Rabu (28/10/2020). Ia berharap bisa berkontribusi untuk memberikan semangat kepada pemuda dalam meneladani semangat juang Jenderal Sudirman.

Teguh mengatakan, alasannya bersedia menjadi penasehat ormas PP DIY karena untuk kegiatan positif, selain itu PP tidak memihak kepada siapa pun. Harapannya dapat mempersatukan berbagai elemen bangsa. Karena dengan bersatu maka akan dapat mewujudkan cita-cita bangsa.

BACA JUGA : Masyarakat Gunungkidul Punya Andil Lindungi Panglima

“Saya melihat PP punya kegiatan positif, tidak memihak kepada siapa pun dan harus satu komando itu saya mau bergabung, satu keputusan tidak sendiri-sendiri, jadi yang saya harapkan adanya persatuan. Ibaratnya seperti sapu, kalau hanya satu sapu lidi tidak bisa dipergunakan tetapi dengan digabungkan jadi satu, sapu bisa untuk menyapu segalanya,” katanya.

Ia menambahkan pemuda harus pantang menyerah, meneladani semangat juang Jenderal Soedirman. Di mana beliau dengan persenjataan minim mampu menghalau belanda dari Indonesia. “Diharapkan pemuda punya semangat tinggi demi berjuang untuk bangsa dan negara demi keutuhan NKRI,” katanya.

Ketua PP DIY Faried Jayen mengatakan dalam momentum HUT PP ke-61 putra bungsu Jenderal Soedirman, dalam hal ini Teguh Soedirman secara resmi menjadi penasehat PP DIY. Hal itu akan menjadi semangat tersendiri bagi pemuda untuk mewarisi nilai perjuangan Jenderal Soedirman.  Dalam rangkaian HUT pihaknya menggelar sejumlah kegiatan bakti sosial serta edukasi terkait penerapan protokol kesehatan.

BACA JUGA : Rest Area Bedoyo Dilengkapi Patung Jenderal Sudirman

“Kami menjadi ormas sosial kemasyarakatan yang seutuhnya. Selama ini mungkin kami sering dirtikan sebagai pasukan dan sejenisnya, saya tegaskan itu salah, kami ormas murni yang niatnya berkiprah untuk membantu masyarakat,” ucapnya.