Martinez Mundur, Portugal Bersiap Memulai Era Baru
Portugal memasuki era baru setelah Roberto Martinez mundur pasca-Piala Dunia 2026. Jorge Jesus disebut menjadi kandidat terkuat penggantinya.
Warga bersama Plt Camat Piyungan Roy Robert Edison Bonai dan Satpol PP saat menertibkan kandang ayam di Kunden, Sitimulyo, Piyungan, Bantul, Senin (9/11/2020)./Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, BANTUL - Satuan polisi pamong praja (Pol PP) bersama dengan pemerintah kecamatan Piyungan akhirnya menutup kandang ayam yang ada di Kunden, Sitimulyo, Piyungan, Bantul, Senin (9/11/2020).
Penutupan kandang ayam ini dilakukan menyusul adanya protes dari warga yang merasa terganggu dengan keberadaan kandang tersebut.
Selain itu, penutupan kandang ayam tersebut juga sesuai dengan keputusan dari Dinas Pertanian Pangan, Kelautan dan Perikanan (DP2KP) Bantul yang menyatakan keberadaan kandang itu tidak berizin.
Kepala DP2KP Bantul Yus Warseno mengatakan, kandang tersebut sejatinya sudah diminta untuk tidak beroperasi sejak 2019. Namun, dalam perkembangannya, ternyata kembali dioperasikan.
Baca juga: 1.000 Masker Dibagikan di Candi Prambanan
“Ini sudah keputusan dari tim. Kami meneruskan kebijakan sebelumnya. Karena ternyata, kandang yang dulu ditutup tetap dioperasionalkan lagi. Oleh karena itu, kami tutup,” katanya.
Hal sama juga diungkapkan oleh Kepala Satpol PP Bantul Yulius Suharta. Yulius menyatakan, keberadaan jawatannya di tempat tersebut hanya sebatas membackup atas keputusan dari DP2KP.
“Kami hanya sebatas mem-backup saja. Keputusan penutupan ada di DP2KP,” katanya.
Plt Camat Piyungan Roy Robert Edison Bonai mengatakan kandang ayam milik Is Andariyah ditutup karena warga setempat merasa terganggu dengan keberadaan kandang karena berdekatan dengan permukiman warga. Selain itu, keberadaan kandang ayam tersebut juga tak mengantongi izin dari DP2KP.
Baca juga: Ratusan Santri Positif Covid-19, Ini Tanggapan Pengurus Ponpes Krapyak
“Penutupannya sendiri berjalan lancar. Dan saat ini masih berjalan,” katanya.
Sebelumnya, Dukuh Kunden, Iswahyudi mengatakan, warga telah bersabar selama 15 tahun akan keberadaan kandang ayam tersebut. Adapun alasan utama agar kandang tersebut ditutup karena bau yang ditimbulkan.
“Warga merasa terganggu dengan bau yang ditimbulkan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Portugal memasuki era baru setelah Roberto Martinez mundur pasca-Piala Dunia 2026. Jorge Jesus disebut menjadi kandidat terkuat penggantinya.
Veda Ega Pratama memburu kebangkitan di Moto3 Jerman 2026 setelah gagal finis di Assen. Sachsenring menjadi sirkuit yang menyimpan kenangan manis bagi rider asa
Pemda DIY menyatakan belum menerima arahan resmi terkait pengurangan SPPG maupun perubahan penerima Program Makan Bergizi Gratis. Program MBG tetap berjalan.
Simak rekomendasi laptop kuliah 2026 dengan harga Rp4 juta hingga Rp8 juta. Cocok untuk tugas, kelas online, presentasi, hingga kebutuhan multitasking mahasiswa
Korlantas Polri mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap hoaks pemutihan pajak kendaraan yang beredar di media sosial karena berpotensi mencuri data pribad
Lionel Messi membantah kemenangan Argentina atas Mesir di babak 16 besar Piala Dunia 2026 diwarnai kontroversi. Ia menilai keputusan wasit sudah tepat dan diduk