Advertisement

Mengganggu, Kandang Ayam di Piyungan Ditutup

Jumali
Senin, 09 November 2020 - 13:07 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Mengganggu, Kandang Ayam di Piyungan Ditutup Warga bersama Plt Camat Piyungan Roy Robert Edison Bonai dan Satpol PP saat menertibkan kandang ayam di Kunden, Sitimulyo, Piyungan, Bantul, Senin (9/11/2020). - Harian Jogja/Jumali

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL - Satuan polisi pamong praja (Pol PP) bersama dengan pemerintah kecamatan Piyungan akhirnya menutup kandang ayam yang ada di Kunden, Sitimulyo, Piyungan, Bantul, Senin (9/11/2020).

Penutupan kandang ayam ini dilakukan menyusul adanya protes dari warga yang merasa terganggu dengan keberadaan kandang tersebut.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

Selain itu, penutupan kandang ayam tersebut juga sesuai dengan keputusan dari Dinas Pertanian Pangan, Kelautan dan Perikanan (DP2KP) Bantul yang menyatakan keberadaan kandang itu tidak berizin.

Kepala DP2KP Bantul Yus Warseno mengatakan, kandang tersebut sejatinya sudah diminta untuk tidak beroperasi sejak 2019. Namun, dalam perkembangannya, ternyata kembali dioperasikan.

Baca juga: 1.000 Masker Dibagikan di Candi Prambanan

“Ini sudah keputusan dari tim. Kami meneruskan kebijakan sebelumnya. Karena ternyata, kandang yang dulu ditutup tetap dioperasionalkan lagi. Oleh karena itu, kami tutup,” katanya.

Hal sama juga diungkapkan oleh Kepala Satpol PP Bantul Yulius Suharta. Yulius menyatakan, keberadaan jawatannya di tempat tersebut hanya sebatas membackup atas keputusan dari DP2KP.

“Kami hanya sebatas mem-backup saja. Keputusan penutupan ada di DP2KP,” katanya.

Advertisement

Plt Camat Piyungan Roy Robert Edison Bonai mengatakan kandang ayam milik Is Andariyah ditutup karena warga setempat merasa terganggu dengan keberadaan kandang karena berdekatan dengan permukiman warga. Selain itu, keberadaan kandang ayam tersebut juga tak mengantongi izin dari DP2KP.

Baca juga: Ratusan Santri Positif Covid-19, Ini Tanggapan Pengurus Ponpes Krapyak

“Penutupannya sendiri berjalan lancar. Dan saat ini masih berjalan,” katanya.

Advertisement

Sebelumnya, Dukuh Kunden, Iswahyudi mengatakan, warga telah bersabar selama 15 tahun akan keberadaan kandang ayam tersebut. Adapun alasan utama agar kandang tersebut ditutup karena bau yang ditimbulkan.

“Warga merasa terganggu dengan bau yang ditimbulkan,” katanya.

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Top 7 News Harianjogja.com Senin, 5 Desember 2022

News
| Senin, 05 Desember 2022, 08:27 WIB

Advertisement

alt

Jangan Sampai Salah, Hotel 26 Lantai di China Ini Khusus untuk Babi

Wisata
| Minggu, 04 Desember 2022, 20:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement