Begini Perkembangan Penyelidikan Kasus Pembunuhan di Jalan Jogja-Wonosari

Ilustrasi - Freepik
13 November 2020 11:37 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, WONOSARI—Satreskirm Polres Gunungkidul terus menyelidiki dugaan pembunuhan di Jalan Jogja-Wonosari, di Dusun Karangsari, Patuk, Patuk. Sejumlah saksi pun bakal dipanggil guna mencari petunjuk berkaitan dengan motif maupun pelaku pembunuhan.

Kasubag Humas Polres Gunungkidul, Iptu Suryanto, mengatakan penyidik masih berusaha mengungkap kasus pembunuhan terhadap Sugiyanto, warga Dusun Ngasemrejo, Ngawu, Playen, yang ditemukan bersimbah darah di pinggir jalan pada Rabu (11/11/2020) kemarin. Hingga saat ini, belum ada titik temu karena kasus masih sebatas menemukan identitas korban. “Petugas masih mendalami dan melakukan penyelidikan terkait dengan kasus ini,” kata Suryanto kepada wartawan, Jumat (13/11/2020) pagi.

BACA JUGA: Di RUU Minol, Peminum Bisa Dipenjara 2 Tahun dan Denda Rp 50 Juta

Rencananya sejumlah saksi bakal dimintai keterangan guna mengungkap kasus ini. “Termasuk keluarga akan dimintai keterangan,” katanya.

Kasus pembunuhan terhadap Sugiyanto terungkap pada Rabu dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Pada saat itu, warga melihat korban penuh luka di bagian tubuh akibat tusukan benda tajam. Peristiwa ini pun langsung dilaporkan kepada petugas di Polsek Patuk. Nahasnya saat polisi sampai di lokasi, nyawa korban tidak terselamatkan. Guna kepentingan penyelidikan, jasad korban sempat dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara.

Kapolsek Patuk, Kompol Hendra Prastawa, mengatakan awalnya petugas tidak mengetahui indetitas korban karena hanya menemukan satu unit smartphone, helm dan sepeda motor Suzuki Smash AB 4610 NF yang digunakan korban. Pihaknya pun berusaha mencari identitas korban. Pencarian menemukan titik temu setelah ada anggota polisi di Polres Gunungkidul yang mengenali korban. “Foto-foto korban kami perlihatkan dan ada titik terang terkait dengan identitas korban. Ini juga diperkuat pengakuan dari keluarga sehingga identitas korban bisa diketahui pasti,” katanya.