Polisi Buru Pengemudi Misterius Pemicu Kecelakaan Maut di Monjali
Polisi menyelidiki kecelakaan maut di Jalan Monjali Sleman yang menewaskan lansia. Pengemudi kendaraan misterius masih diburu.
Ingat pesan ibu, cuci tangan dengan sabun./Antara
Harianjogja.com, JOGJA - Ditetapkan dua wilayah Bantul sebagai zona merah membuat daerah di sekitarnya tingkatkan waspada. Kecamatan Mantrijeron yang notebenenya berbatasan langsung dengan salah satu klaster zona merah Bantul pun ketatkan prokes.
Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Jogja, Heroe Poerwadi mengatakan jika sebenarnya pihaknya telah meminta masyarakat makin hati-hati mengingat lokasi Mantrijeron yang berbatasan langsung dengan pusat klaster. "Sebenarnya kami sudah menyiapkan masyarakat, melihat kondisi di sekitarnya seperti itu untuk hati-hati dan lebih hati-hati," ujarnya pada Kamis (12/11/2020).
Heroe menambahkan jika upaya preventif telah dilakukan puskesmas Mantrijeron sudah sejak lama. "Kalau sekarang akhir-akhir ini sebenernya sudah terkondisi. Teman-teman yang potensi sebaran sudah melakukan isolasi mandiri semua," ujarnya.
Baca juga: Kartu Tol Bikin Antre, Indonesia Bakal Punya Teknologi Pembayaran Tanpa Sentuh
"Cuma yang kami antisipasi itu kan kalau ada sebaran yang di luar. Tapi sampai sekarang di Mantrijeron tidak ada pertumbuhan kasus yang kaitannya dengan itu. Kami kan meyakinkan masyarakat, kami tidak melarang orang beraktivitas yang penting protokol kesehatan jalan," tegas Heroe.
Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kota Jogja, Emma Rahmi Aryani menyebutkan jika untuk dalam pencegahan Covid-19 termasuk di Mantrijeron Dinkes Kota Jogja berbagi peran dengan OPD atau instansi lainnya.
"Kalau untuk protokol ini kan berbagi peran. Dalam artian kalau itu ada di wilayah kan Gugus Tugas wilayah. Dari Dinkes sudah koordinasi dengan pak Camatnya. Lalu pak Camat dengan fugus tugas yang ada di wilayah ya menggerakkan. Jadi tidak terus puskesmas saja, tapi bekerja sama dengan gugus tugas yang ada wilayah itu ya preventif," ujarnya.
Baca juga: Pandemi Covid-19 Munculkan Masalah Limbah Medis, Ini Tindakan Kemenkes
Ditambahkan Emma, faskes dalam dalam hal ini Puskesmas Mantrijeron mengingatkan pasien untuk tetap beraktivitas tidak paranoid tetapi tetap hati-hati dalam berkata. Untuk mewujudkan lingkungan yang taat protokol kesehatan memang harus kerja sama dengan satgas wilayah.
"Ada RT RW lurah, pol PP itu kan berbagi peran jadi tidak semuanya terus ke Dinkes atau puskesmas tapi berbagi peran, yang pencegahan di situ ada Satpol PP. Itu nanti kita yang kuratifnya pengobatannya itu pun kalau yang tidak bergejala tidak harus diobati. Hanya isolasi mandiri," jelasnya.
"Kalau isolasi mandiri bisa di rumah ya sudah, kalau tidak bisa dan wilayah tidak punya tempat ya bisa di Selter," imbuh Emma.
Hingga saat ini Emma menuturkan jika belum ada warga Mantrijeron yang terpapar Covid-19. "Jangan sampai itu kan karena perbatasan langsung tapi alhamdulillah, jangan sampai kena, kuncinya prokes, asal prokes dijalankan insyaallah tidak kena," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi menyelidiki kecelakaan maut di Jalan Monjali Sleman yang menewaskan lansia. Pengemudi kendaraan misterius masih diburu.
Cek jadwal Angkutan KSPN Jogja Sabtu 25 Juli 2026 menuju Obelix Sea View dan Pantai Drini. Tarif mulai Rp12.000 dari Malioboro.
Profesi teknisi pelayanan darah masih jarang dikenal, padahal berperan vital memastikan keamanan transfusi. Simak peran, tantangan, dan peluang kariernya.
Kejagung menetapkan Febrie Adriansyah sebagai tersangka dugaan TPPU usai pemeriksaan sekitar 10 jam. Penyidik menegaskan asas praduga tak bersalah.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA Sabtu, 25 Juli 2026 untuk layanan reguler dan Xpress dari Tugu Jogja dan Bandara YIA.
Jadwal lengkap KRL Solo-Jogja Sabtu, 25 Juli 2026. Kereta pertama berangkat pukul 05.00 WIB dari Stasiun Palur dengan tarif Rp8.000.