Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Sejumlah kolam drum Lele Cendol di Kelurahan Kotabaru, beberapa waktu lalu/Ist- Kelurahan Kotabaru
Harianjogja.com, JOGJA - Lele Cendol dan Lorong Sayur merupakan salah satu program unggulan Pemkot Jogja untuk memberdayakan masyarakat berbasis kelompok warga. Terlebih di masa pandemi Covid-19 ini, kedua kegiatan ini semakin dirasakan manfaatnya.
Salah satu kelurahan yang konsisten mengembangkan Lele Cendol dan Lorong Sayur yakni Kotabaru. Kelurahan yang terletak di jantung Kota Jogja ini saat ini telah berhasil mengembangkan Lele Cendol sebanyak 60 kolam drum, sesuai dengan target Pemkot Jojga.
Lurah Kotabaru, Supardi, menjelaskan saat ini Kelurahan Kotabaru telah memiliki empat kelompok budidaya Lele Cendol yang tersebar di empat RW. “Tambahan tahun ini sebanyak 48 drum sehingga total sudah mencapai target 60 drum,” ungkapnya, Rabu (18/11/2020).
Baca juga: Garin Nugroho hingga Peter Carey Diganjar Anugerah Kebudayaan DIY 2020
Tidak hanya dengan media drum sebagai kolam, di beberapa RW budidaya Lele Cendol juga dikembangkan dengan media lainnya, seperti di RW 2 dengan menggunakan terpal dan RW 4 yang selain menggunakan drum juga menggunakan saluran air mengalir.
Kegiatan Lele Cendol pertama dijalankan di Kelurahan Kotabaru sudah sejak awal 2019 silam. Hingga kini, sudah berkali-kali panen. Pasalnya, budidaya lele membutuhkan waktu sekira tiga bulan mulai dari bibit hingga siap panen.
“Kalau hasil panen untuk mencukupi kebutuhan lingkungan Kotabaru. Lele itu tetap dibeli tetangga, hasil uangnya dikembalikan untuk membeli bibit. Kami belum menjual keluar karena baru mencukupi untuk penambahan gizi masyarakat,” ungkapnya.
Di RW 4 kata dia, budidaya bahkan tidak berhenti di Lele Cendol, tapi juga komoditas ikan lainnya, yakni koi dan cupang. Kedua komoditas ini dijual secara online. Hal ini sesuai dengan yang dihrapkan kelurahan, bahwa program Lele Cendol hanya sebatas pancingan untuk dikembangkan sendiri oleh masyarakat.
“Kalau hasilnya lumayan bagus, masyarakat benar-benar bisa merasakan hasilnya, bisa menjadi hobi. Jangan sampai sudah tidak ada program lalu berhenti ternaknya. Beberapa masyarakat sudah ada yang mandiri, dengan modal di luar anggaran Kelurahan,” katanya.
Sedangkan untuk Lorong Sayur, saat ini Kotabaru memiliki dua kelompok Lorong Sayur, yakni Code Gumregah dan Kompi Bersatu (Kompitu) Hijau. Lorong sayur bukan saja dari kelurahan, tapi juga mendapat dukungan dari swadaya warga dan mahasiswa KKN dari Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa.
Baca juga: Sejumlah ASN Terinfeksi, Gugus Tugas DIY Minta Prokes di Perkantoran Diperketat
Sebelumnya, wakil Walikota Jogja, Heroe Poerwadi, mengatakan dari Lorong Sayur dan Lele Cendol diharapkan dapat meningkatkan produktivitas ekonomi masyarakat. “Khususnya di masa pandemi ini, dimana banyak sektor ekonomi melemah,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Xiaomi 18 Pro muncul di Geekbench dengan skor 3.619 single-core dan 11.842 multi-core. Chipset yang diuji memiliki dua core hingga 5,01 GHz.
Rumah sudah dibeli tetapi sertifikat masih atas nama pemilik lama? Simak risiko administrasi, proses balik nama, dan layanan PERINTIS 10 hari ATR/BPN.
Pemkot Magelang berharap kedatangan pengunjung dalam berbagai kegiatan tersebut dapat memberi efek lanjutan bagi perekonomian lokal.
Penjualan mobil diesel Januari-Agustus 2026 mencapai 30.496 unit. Toyota Innova Reborn mendominasi dengan 18.289 unit, disusul Fortuner dan Pajero Sport.
Piala Super Spanyol 2027 digelar di Stadion Olimpiade Atatürk, Istanbul, pada 2–7 Februari. Barcelona, Real Madrid, Real Sociedad, dan Atletico Madrid.