Advertisement

Begini Perkembangan Terbaru Aktivitas Merapi

Lugas Subarkah
Selasa, 24 November 2020 - 16:37 WIB
Budi Cahyana
Begini Perkembangan Terbaru Aktivitas Merapi Ilustrasi Gunung Merapi - Antara

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Aktivitas kegempaan masih terus terjadi di Gunung Merapi. Dalam periode pengamatan pada Senin (23/11/2020), Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melaporkan terjadi sejumlah aktivitas kegempaan.

Kepala BPPTKG, Hanik Humaida, menjelaskan pada hari itu tercatat telah terjadi 339 kali gempa multifase, 33 kali gempa guguran, 37 kali gempa vulkanik dangkal, 83 kali gempa hembusan dan 3 kali gempa tektonik.

BACA JUGA: Ganti Rugi Jalan Tol Jogja-Solo Jauh dari Angan-Angan, Warga Kecewa Berat

Secara visual, terlihat asap warna putih dengan intensitas tebal dan ketinggian 50 meter di atas puncak. Terdengar suara guguran lemah hingga keras sebanyak 9 kali dari pos Babadan dan kaliurang. “Laju rata-rata deformasi EDM Babadan sebesar 11 sentimeter per hari,” katanya, Selasa (24/11/2020).

Kemudian pada pengamatan Selasa (24/11/2020) pukul 00.00-12.00 WIB, tercatat telah terjadi 116 kali gempa multifase, 15 kali gempa vulkanik dangkal, 15 kali gempa hembusan dan 11 kali gempa guguran. Terdengar pula suara guguran lemah 2 kali dari pos Babadan.

Dengan data amatan tersebut, status aktivitas Gunung Merapi masih Siaga atau level 3, masih sama sejak 5 November lalu. Segala aktivitas baik penambangan maupun wisata dilarang di kawasan rawan bencana (KRB) III.

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

TRAGEDI KANJURUHAN: Lakukan Investigasi Kapolri Dalami Prosedur Pemakaian Gas Air Mata

News
| Minggu, 02 Oktober 2022, 22:07 WIB

Advertisement

alt

Perhatian! Sewa Jip di Tebing Breksi Bakal Naik Rp50.000 Mulai 1 November 2022

Wisata
| Minggu, 02 Oktober 2022, 18:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement