Libur Natal dan Tahun Baru, Wisatawan di Bantul Diperkirakan Turun 70%

Foto ilustrasi: Wisatawan bermain dan berenang di Pantai Parangtritis, Bantul. - Harian Jogja/Desi Suryanto
24 November 2020 03:17 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL- Dinas Pariwisata Bantul masih menunggu situasi dan kondisi (sikon) untuk menentukan target kunjungan wisatawan ke Bantul selama libur hari raya Natal dan Tahun Baru (Nataru). Sebab saat ini kondisi pandemi Coronavirus Disease (Covid-19) masih terjadi di Bantul.

“Kami lihat sikon dulu nanti seperti apa. Tapi kalau secara prinsip kemungkinan diantara 60-70 persen dibanding kunjungan pada libur Nataru tahun lalu. Kemungkinan bisa lebih,” kata Kepala Dinas Pariwisata Bantul, Kwintarto Heru Prabowo, saat dihubungi Senin (23/11/2020).

Baca juga: Kuliah tatap Muka Bisa Dimulai, Ini Respons Kampus di DIY

Menurut Kwintarto, target tersebut ada di kisaran 100.000 pengunjung yang dimulai dari 24 Desember 2020 hingga 1 Januari 2021. Sementara jumlah wisatawan pada libur Nataru tahun lalu ada di angka 160.000 orang dan sebagian besar didominasi kunjungan ke Pantai Parangtritis.

Namun demikian target tersebut jika menghitung dalam kondisi pandemi saat ini. Pihaknya belum memperhitungkan kemungkinan adanya informasi peniadaan cuti bersama pada Natal dan Tahun baru, “Jadi target kami bisa jadi berkurang [dari 60-70%] bisa jadi naik. Tergantung situasi dan kondisinya nanti,” ucap Kwintarto.

Baca juga: Satu per Satu Kantor Pemerintah di Kulonprogo Tutup karena Corona

Selain itu pada libur Nataru kali ini Dinas Pariwisata juga tidak menggelar atraksi wisata seperti tahun-tahun sebelumnya karena masih pandemi. Atraksi yang akan dilakukan adalah konser virtual dengan menghadirkan Ndarboy Band.

Sekretaris Dinas Pariwisata Bantul menambahkan meski belum ada target pasti, pihaknya meyakini objek wisata di Bantul masih didatangi wisatawan minimal 5.000-10.000 orang per hari selama libur Nataru.