MTA DIY Dukung Pencalonan Kustini Sri Purnomo dan Danang Maharsa

Kustini Sri Purnomo dan pengurus MTA DIY. - Istimewa
27 November 2020 14:27 WIB Media Digital Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Calon Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo bersama tim pemenangan mengunjungi kantor perwakilan Majelis Tafsir Al-Qur'an (MTA) Perwakilan DIY di Maguwoharjo, Kapanewon Depok, Kamis 19 November 2020. Dalam pertemuan singkat itu, Kustini Sri Purnomo dan pengurus MTA DIY di antaranya Emut Khoiri, Widiartanto, Sri Mulyana, Medi dan Misbah saling berbincang mengenai pembangunan Kabupaten Sleman ke depan.

Sekretaris Tim Pemenangan Kustini-Danang, Abdul Kadir menuturkan banyak prestasi yang telah dicapai oleh Kustini Sri Purnomo selama hampir tiga periode sebagai Ketua PKK, Ketua Dekranasda mendampingi Sri Purnomo. Beberapa diantaranya adalah membangun beberapa desa kreatif dan cerdas, menginisiasi lahirnya batik Parijoto Sleman.

"Batik Parijoto itu adalah inisiasi beliau (Kustini) melalui lomba nasional desain batik hingga menghasilkan juara yang ditetapkan sebagai batik Sleman. Dan lengkap dengan HAKInya. Selain itu beliau juga membuat senam kreasi Sleman Sembada agar semakin banyak masyarakat yang semangat olahraga," jelas Abdul Kadir.

Dari lahir batik parijoto sebagai ikon Sleman, telah mampu menumbuhkan sentral pengrajin batik yang hingga saat ini lahir 41 kelompok sentra batik. Sentra itu tidak hanya merekrut tenaga kerja dari masyarakat sekitar, namun juga mampu menjadi tempat perputaran roda ekonomi baru dan pariwisata.

Sementara Kustini Sri Purnomo menyampaikan, beberapa program yang sudah dijalankannya selama 3 periode tersebut sudah mampu menggerakkan partisipasti masyarakat secara luas untuk menumbuhkan ekonomi di tingkat bawah. Ke depan dirinya akan membangun Kabupaten Sleman dari pinggiran, yakni dengan memberdayakan desa dengan memaksimalkan potensi lokal yang ada.

"Nanti bisa dilakukan dengan lomba desa yang mana setiap desa menampilkan potensi UMKMnya. Dan dari situ kita bisa semangat dan antusias dari masyarakat, dan akan kita fasilitasid dan pendampingan ke depannya," tandas Kustini.

Di bidang keagamaan, Kustini Sri Purnomo akan mengakomodasi seluruh organisasi keagamaan yang ada di Kabupaten Sleman. Selain itu, untuk pelaku Rois di Sleman yang membantu dalam memberikan kenyamanan masyarakat untuk beribadah juga akan diberikan tali asih.

"Memberikan program-program pengembangan pendidikan di pondok-pondok. Kami juga akan mengembangkan pendidikan di pondok. Selain itu kita akan berikan bantuan teknis untuk proses perizinan dan memberikan kemudahan akses kemudahan untuk izin dalam rangka pengembangan. Untuk sarana ibadah dan sekolah keagamaan juga akan kita kembangkan," terang Kustini," terang Kustini.

Sementara, Ketua Perwakilan MTA DIY, Emut Choiri, menuturkan cabang MTA di Kabupaten Sleman sudah ada 17 cabang dari total 83 cabang MTA di DIY. Terkait dengan majunya Kustini Sri Purnomo dan Danang Maharsa, MTA DIY menyatakan mendukung pencalonan kedua pasangan nomor urut 3 tersebut.

"Kami mendukung pencalonan bu Kustinin dan pak Danang. Semaksimalnya kami akan berusaha, kami nanti yang akan wakili sampai ke bawah. Yang terpenting bagi kami adalah bagaimana dakwa itu tetap bisa jalan," pungkas Emut Choiri. (ADV)