Kalurahan Bugel Kulonprogo Bakal Jadi Percontohan Kampung KB Berkualitas

Kepala BKKBN, Hasto Wardoyo (dua dari kanan) bersama Bupati Kulonprogo, Sutedjo (tiga dari kiri) berfoto bersama seusai pencanangan Bugel sebagai CoE Kampung Keluarga Berkualitas di Aula Adikarta, Kompleks Pemkab Kulonprogo, Senin (30/11/2020). - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara
30 November 2020 17:17 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO—Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menetapkan Kalurahan Bugel, Kapanewon Panjatan, Kulonprogo, sebagai Kampung Keluarga Berencana (KB) bertaraf Center Of Excellence (CoE). Dengan penetapan ini, Bugel bakal menjadi kampung KB percontohan program keluarga berkualitas.

“Di Indonesia ada sekitar 7.000 kampung KB, tetapi belum semuanya itu berjalan dengan baik. Oleh karena itu perlu ada kampung KB yang bisa menjadi percontohan tentang pelaksanaan program keluarga berkualitas dan bahagia. Nah dipilihnya Bugel ini nantinya arahnya bakal ke situ,” kata Kepala BKKBN Hasto Wardoyo seusai pencanangan Bugel sebagai CoE Kampung Keluarga Berkualitas di Aula Adikarta, Kompleks Pemkab Kulonprogo, Senin (30/11/2020).

Mantan Bupati Kulonprogo itu menjelaskan ada sejumlah hal yang perlu dilakukan dalam mewujudkan kampung keluarga berkualitas, antara lain terjaganya kebersihan lingkungan, ketentraman, kemanan dan pengembangan ekonomi. Hal itulah yang nanti bakal diterapkan di Kampung KB Bugel.

“Kami akan bangun mindset warga Bugel agar terbiasa menjaga kebersihan, kemanan dan ketentraman kampung, serta dilakukan juga pengembangan ekonomi, mengingat di sana ada berbagai UMKM yang perlu pendampingan," ucapnya.

Menurut Hasto, dipilihnya Kalurahan Bugel sebagai pilot project program ini karena kalurahan tersebut memiliki beragam potensi untuk berkembang. Terlebih Kalurahan Bugel juga berada tak jauh dari Yogyakarta International Airport (YIA), sehingga nantinya potensi-potensi itu dapat membawa manfaat seiring beroperasinya bandara.

Sementara itu, Bupati Kulonprogo Sutedjo berharap dengan dijadikannya Kalurahan Bugel sebagai pilot project dapat membuat kampung ini lebih produktif, nyaman dan berkualitas. Problematika masyarakat yang ada di wilayah tersebut juga diharapkan bisa terselesaikan.

"Terciptanya lingkungan yang nyaman, produktif dan berkualitas merupakan salah satu target yang ingin dicapai. Sehingga Kulonprogo bisa menjadi contoh bagi kampung-kampung KB yang lain," ujar Sutedjo.

Sutedjo menerangkan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana Kulonptogo telah mendorong Pemerintah Kalurahan Bugel untuk melakukan penguatan penyampaian atau rute saluran aspirasi masyarakat yang dibakukan dengan standar operasional prosedur (SOP). Pemkab telah membentuk menguatkan kapasitas Forum Generasi Berencana (Genre) sebagai pendamping Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIKR).