Sewon Masih Zona Merah Covid-19, Masyarakat Diminta Disiplin

Ingat pesan ibu, cuci tangan dengan sabun. - Antara
04 Desember 2020 14:27 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul memperpanjang status zona merah di Kecamatan Sewon karena penularan Coronavirus Disease atau Covid-19 di kecamatan tersebut belum terkendali.

“Sewon masih merah karena Sewon ada lonjakan cukup besar setelah [Pesantren] Krapyak mengalami penurunan ternyata [Pesantren An-Nur] Ngrukem jadi klaster potensial terjadinya penambahan warga terpapar Covid-19,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Bantul yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bantul, Helmi Jamharis, di Parasamya, Kompleks Pmerintah Kabupaten Bantul, Jumat (4/12/2020).

Sementara ,Kecamatan Banguntapan yang sempat masuk zona merah, kata Helmi, saat ini turun menjadi zona oranye atau resiko sedang dalam penularan Covid-19 meski angka pasien Covid-19 di kecamatan tersebut masih cukup tinggi. Pada 3 Desember 2020 Banguntapan terdapat penambahan 19 orang pasien Covid-19.

Penambahan tersebut diakui Helmi bukan bersumber dari klaster baru, tapi merupakan hasil tracing yang berkontak erat dengan pasien Covid-19 sebelumnya. “Sembilan belas itu masuk tanpa gejala semua,” kata Helmi.

BACA JUGA: Kerap Bantu Pemakaman Pasien Covid-19, Mantan Kadinsos Jogja Ditolak Warga Saat Akan Dimakamkan

Pemkab sudah mengisolasi 19 orang tersebut di selter gedung Saemaul Sumbermulyo Bambanglipuro dan gedung Unit Pelaksana Teknis Dinas Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (UPTD BPSDMP) milik Dinas Petanian DIY di Niten, Sewon.

Helmi meminta masyarakat untuk ikut serta mengendalikan penularan Covid-19 dengan mentaati protokol kesehatan karena dengan pengetatan protokol kesehatanlah penularan Covid-19 bisa dikendalikan.

Camat Sewon, Danang Irwanto, mengatakan Sewon masih masuk dalam zona merah atau resiko penularan cukup tiggi karena angka kasus positif juga paling banyak di Bantul. Sampai 3 Desember 2020 total positif Covid-19 di Sewon sebanyak 459 orang. Dari jumlah tersebut sembuh 369 orang, dan meninggal tujuh orang. Sementara 83 maih dalam proses isolasi.

Menurut dia, perkembangan angka yang sembuh di Sewon juga cukup banyak. Kendati demikian dia meminta masyarakat agar selalu disiplin melaksanakan protokol kesehatan.

“Edukasi ke warga selalu kami lakukan bersama dengan Satgas penanganan Covid-19 tingkat desa maupun kecamatan,” ujar Danang.