KPU Bantul Mulai Distribusikan Logistik Pilkada

Ketua KPU Bantul Didik Joko Nugroho memberikan secara simbolis kotak suara kepada petugas dari PT Pos Indonesia saat pendistribusian logistik Pilkada 2020 di kantor KPU Bantul, Minggu (6/12/2020) pagi. - Harian Jogja/Jumali
06 Desember 2020 12:27 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bantul menggandeng PT Pos Indonesia, Polres dan TNI setempat mendistribusikan logistik Pilkada 2020 ke 17 kecamatan yang ada di wilayahnya, Minggu (6/12/2020) dan Senin (7/12/2020).

Rencananya, dari kecamatan, logistik yang terdiri dari 10 jenis di antaranya, 2.212 kotak suara berbahan karton, bilik suara, tinta, segel, sampul, alat pencoblosan, kabel ties dan, formulir model C dan surat suara itu akan mulai didistribusikan ke masing-masing tempat pemungutan suara (TPS) pada Selasa (8/12/2020).

“Untuk hari pertama kali ini ada 9 kecamatan. Setelah itu besok ke 8 kecamatan lainnya. Rencananya, pada 8 Desember nanti semua sudah dikirim ke TPS masing-masing,” kata Ketua KPU Bantul Didik Joko Nugroho, Minggu (6/12/2020).

Baca juga: Sebanyak 26 Daerah Diduga Lakukan Praktik Politik Uang Pilkada

Untuk memperlancar penyaluran logistik, Didik mengungkapkan, ada 23 unit armada dikerahkan pada pendistribusian hari pertama kali ini. Ke-23 unit armada itu terdiri dari enam unit armada dari PT Pos Indonesia, dan 17 armada dari Polres Bantul.

“Untuk personel yang terlibat ada 120 orang. Mereka tidak hanya membantu pengamanan logistik ke kecamatan, namun juga saat ke TPS,” lanjutnya.

Selain pendistribusian logistik, Didik mengungkapkan pihaknya secara simultan juga telah mengirimkan alat pelindung diri (APD) dan protokol kesehatan. Di mana, setiap TPS nantinya akan dilengkapi dengan pengukur suhu (thermo gun), sarung tangan sekali pakai untuk pemilih, fasilitas pencuci tangan, hand sanitizer, face shield untuk petugas, sprayer beserta disinfektan.

Baca juga: Dewan Pers: Media dan Humas Perlu Jaga Kredibilitas Informasi

“Dan ini sudah mulai kami lakukan distribusi pada awal bulan Desember. Di mana tanggal 8 Desember nanti semua APD ini kami harapkan sudah sampai di tiap TPS,” lanjut Didik.

Untuk mencegah penularan Covid-19 saat Pilkada, Didik menegaskan jika saat ini rapid test tengah digelar untuk 18.000 petugas, termasuk di dari petugas linmas setempat.

“Kami targer 7 Desember selesai. Ada 27 puskesmas yang bekerjasama dengan kami untuk rapid test. Kami juga sudah siapkan suplemen ke teman-teman petugas di TPS,” ucap Didik.