Sudah Hari Tenang, Spanduk Provokatif Pilkada Masih Bertebaran di Sleman

Foto ilustrasi. - Ist/Freepik
06 Desember 2020 19:37 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN- Meski memasuki masa hari tenang, aktivitas kampanye di media sosial masih berlangsung. Dukung mendukung pasangan calon tertentu oleh masing-masing pendukung di akun medsos masih dilakukan oleh simpatisan masing-masing paslon.

Sementara itu, alat peraga kampanye (APK) masing-masing paslon masih banyak yang berdiri di pinggir jalan. Terutama di jalan-jalan pedesaan. Bahkan spanduk-spanduk bernada provokasi juga masih bertebaran di sejumlah titik. Bawaslu menghimbau agar semua pihak menjaga kondusifitas selama tiga hari masa tenang.

Berdasarkan pantauan Harianjogja.com, di sejumlah titik masih ditemukan alat peraga kampanye (APK) baik resmi dikeluarkan tim pemenangan paslon maupun simpatisan masing-masing paslon. Termasuk sejumlah spanduk di luar APK yang dinilai Bawaslu bernada provokatif. Di wilayah Blotan hingga Pokoh Wedomartani Ngemplak, masih terpasang APK paslon 02 dan 03.

Begitu juga dengan sepanjang jalan Raya Selomartani Kalasan, dari Pasar Sidorejo Baru hingga Pasar Grumbul Gede masih banyak APK baik paslon 01, 02 maupun 03. "Ya ini kan masih hari pertama, belum semua APK ditertibkan oleh Satpol PP dan petugas Trantib, Panwascam setempat. Kami juga meminta agar tim kampanye juga menertibkan secara mandiri," kata Ketua Bawaslu Sleman, M. Abdul Karim Mustofa usai kegiatan distribusi logistik oleh KPU Sleman, Minggu (6/12/2020).

Karim mengatakan, sejak Minggu Satpol PP Sleman juga menertibkan billboard yang berkontruksi besi di beberapa titik antara 40-45 titik sudah dibersihkan. "Setelah semua billboard yang berkontruksi besi oleh Satpol PP, maka Satpol PP akan membantu penertiban di wilayah yang rawan dan potensial konflik horizontal di masyarakat," kata Karim.