Konter Dibobol Maling, Belasan Telepon Seluler Senilai Puluhan Juta Raib

Petugas kepolisian saat melakukan pemeriksaan di konter HP yang dibobol maling, di wilayah Dusun Terbah, Kalurahan Pengasih, Kapanewon Pengasih, Kulonprogo, ludes digondol maling, Kamis (10 - 12). (ist)
11 Desember 2020 11:27 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO--Sebanyak 14 telepon seluler dan satu unit laptop milik sebuah konter HP di wilayah Dusun Terbah, Kalurahan Pengasih, Kapanewon Pengasih, Kulonprogo, ludes digondol maling, Kamis (10/12/2020).

Kasubbag Humas Polres Kulonprogo, Iptu I Nengah Jeffri hilangnya belasan perangkat elektronik itu pertama kali diketahui oleh penjaga konter tersebut. Penjaga bernama Esti Winarni, 20, warga Dusun Pereng Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pengasih ini mulanya hendak membuka toko pada pukul 09.15 WIB. Namun sesampainya di sana, ia dikagetkan dengan kondisi pintu toko yang sudah terbuka.

Baca juga: Gubernur DIY Sri Sultan HB X Kukuhkan Lurah Kabupaten Bantul

Mulanya Esti mengira yang membuka toko lebih awal ini adalah si pemilik toko, yaitu Taufik Ismail, 39, warga Kalurahan Karangsari, Pengasih. Karena tidak menaruh kecurigaan Esti lantas beraktivitas seperti biasa. Namun beberapa saat kemudian, tetangga toko, yaitu Supatmi, 37, warga Sendangsari, Pengasih mendatangi Esti dan mengabarkan bahwa toko HP ini sudah dalam kondisi terbuka sejak pukul 07.00 WIB. Supatmi mengetahui hal itu karena di jam yang sama, ia sudah berada di tokonya untuk berjualan parfum.

"Selanjutnya penjaga konter langsung menghubungi si pemilik, dan setelah pemilik counter datang, dirinya menduga ada pencurian, karena saat dicek barang-barang di sana sudah ada yang hilang. Setelah itu laporan ke Polsek Pengasih," ujar Jeffri, kepada awak media Jumat (11/12/2020).

Jeffri mengatakan seusai mendapat laporan itu petugas langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pengecekan. Benar saja, ketika diperiksa ada 14 telepon seluler berbagai merek dan sebuah laptop merek Lenovo yang disimpan di toko itu telah raib. Adapun kerugian akibat pencurian ini ditaksir mencapai Rp25 juta.

Baca juga: Hewan Ternak dari Merapi Akan Diberi Barcode

"Untuk saat ini masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengetahui siapa pelaku pencurian ini," ujar Jeffri.