Dua Pekan, 10 Klaster Keluarga & Satu Klaster Sekolah Muncul di Kulonprogo

Ilustrasi. - Freepik
13 Desember 2020 06:27 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO--Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo, Baning Rahayujati mengatakan selama hampir dua pekan terakhir pihaknya menemukan sedikitnya 10 klaster keluarga di kabupaten ini. Dalam kurun waktu yang sama juga ditemukan klaster sekolah yang telah menyebar dan menjangkiti puluhan orang.

"Kami informasikan bahwa dalam dua pekan terakhir di Desember, kami menemukan lebih dari 10 klaster keluarga, di mana dalam satu keluarga terjadi penularan antara tiga sampai lima orang. Kemudian kami juga menemukan ada satu klaster baru di salah satu sekolah di Sentolo," ujar Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo, Baning Rahayujati kepada awak media Sabtu (12/12/2020).

BACA JUGA : Corona di Kulonprogo Meluas ke Berbagai Kantor Pemerintah

Ia menjelaskan klaster sekolah itu terjadi di salah satu sekolah di Dusun Pergiwatu, Kelurahan Srikayangan, Sentolo. Dari 11 guru dan karyawan sekolah tersebut, enam di antaranya terkonfirmasi positif Covid-19.

Lebih lanjut ia menerangkan, kasus pertama klaster ini adalah seorang tenaga sekolah [belum diketahui apakah statusnya guru atau karyawan] dengan riwayat kontak melayat keluarga yang meninggal dengan status positif Covid-19 di wilayah Sleman.

"Dari enam orang yang terkonfirmasi positif telah menjangkiti 15 orang yang merupakan anggota keluarga mereka, sehingga total penderita Covid-19 dari klaster ini untuk sementara sebanyak 21 orang," ujar Baning.

Gugus tugas setempat bersama unsur terkait masih melakukan pelacakan lebih lanjut terhadap klaster tersebut. "Proses tracing masih dilakukan, semoga tidak ada siswa yang tertular," ucapnya.

BACA JUGA : Pasien Covid-19 di Kulonprogo Tambah 8 Orang

Baning mengatakan sebagai upaya antisipasi pihaknya telah menjalin koordinasi dengan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kulonprogo untuk menghentikan seluruh kegiatan di sekolah itu. Para guru di sana sekarang menjalani work from home (WFH) sampai waktu yang belum ditentukan.

Di samping itu, gugus tugas juga sudah mengadakan rapat koordinasi penanganan klaster tersebut, dengan melibatkan Disdikpora, kapanewon, puskesmas, pengawas dan kepala sekolah yang ada di seluruh sekolah di Sentolo.

Merujuk data Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo, akumulasi penderita Corona di kabupaten ini hingga Sabtu (12/12/2020) sebanyak 652 dengan rincian, 353 sembuh, 248 isolasi mandiri, 37 isolasi rumah sakit dan 14 meninggal dunia.