Patut Ditiru! Kalah di Pilkada Sleman, Paslon 1 & 2 Ucapkan Selamat ke Kustini-Danang Maharsa

Kustini-Danang-Harian Jogja - Lugas Subarkah
16 Desember 2020 17:57 WIB Hafit Yudi Suprobo Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Pasangan calon (paslon) nomor urut satu dan dua di pilkada mengucapkan selamat kepada pasangan Kustini-Danang Maharsa yang dinyatakan KPU memenangi pilkada.

Amin Purnama selaku calon wakil Bupati Sleman dari paslon nomor urut dua mengaku jika ia tidak kecewa terhadap hasil Pilkada Kabupaten Sleman 2020. Menang dan kalah dinilainya merupakan konsekuensi dalam pertarungan, apalagi dalam pilkada.

"Saya itu di dalam kamus hidup tidak ada lokasi untuk kecewa. Apalagi profesi saya kan advokat ya, jadi sering berlawanan dengan orang. Artinya, gugat menggugat itu sudah biasa. Jadi, menang dan kalah itu makanan saya sehari-hari," ujar Amin saat dikonfirmasi pada Rabu (16/12/2020).

Kalah dan menang dalam rivalitas politik juga diakuinya juga hal yang biasa. Terlebih, posisi paslon nomor urut dua yang disandang dirinya dengan Sri Muslimatun juga menempati posisi dua dalam perolehan suara pilkada kabupaten Sleman 2020. Hal itu juga disyukuri oleh Amin Purnama.

"Alhamdulillah, saya masih menempati perolehan suara nomor dua sesuai dengan nomor urut saya, ya Alhamdulillah. Semoga nanti kalau ada kesempatan dan izin dari Allah SWT, saya harus maju entah jadi bupati wakil bupati entah apa saja, kan kita gak pernah tahu, tentu akan saya laksanakan," jelasnya.

Amin Purnama juga memberikan selamat kepada pasangan Kustini-Danang. Diharapkan Amin, kedua pasangan tersebut jika nantinya resmi memimpin Sleman tetap amanah dan mampu membawa Sleman lebih maju.

"Kedua paslon, baik paslon satu dan tiga kan merupakan kolega dalam rivalitas. Semuanya kan sahabat saya. Selamat untuk memimpin Sleman. Tali silaturahmi tetap kita jaga. Ucapan selamat juga tidak hanya kepada paslon nomor urut tiga, tapi juga paslon nomor urut satu," jelasnya.

Sementara itu, Agus Choliq selaku calon wakil bupati dari paslon nomor urut satu mengatakan jika ia menerima hasil dari KPU Kabupaten Sleman mengenai perolehan jumlah suara dalam perhelatan pilkada kabupaten Sleman 2020.

"Itu merupakan hasil yang sudah diputuskan. Kita menghormati keputusan dari KPU Kabupaten Sleman. Pemilu sudah berjalan beserta lika-likunya. Apalagi, KPU Kabupaten Sleman sudah melakukan pleno. Hasil tersebut merupakan keputusan dari masyarakat Sleman," sambung Agus Choliq.

Agus Choliq juga mengaku jika ia dan Danang Wicaksana yang merupakan pasangannya dalam pilkada kabupaten Sleman 2020 tidak kecewa atas hasil yang sudah diterbitkan oleh KPU Kabupaten Sleman.

"Enggak, saya kira proses politik kan sudah berjalan. Kalau misalnya ada pelanggaran di dalam hal yang lain itu kan ranah yang berbeda, tapi kalau KPU Kabupaten Sleman sudah menyatakan demikian, ya itu merupakan hasil yang sudah diputuskan," jelasnya.

Agus Choliq juga tak lupa memberikan selamat kepada Kustini-Danang atas perolehan suara yang menduduki peringkat pertama dalam perhelatan pilkada kabupaten Sleman 2020.

"Saya mengucapkan selamat kepada pemenang di pilkada kabupaten Sleman tahun ini, semoga bisa membawa Sleman menjadi lebih baik, karena kami melihat perkembangan di Sleman kan masih monoton, artinya belum ada inovasi yang lebih, saya harapkan ada lompatan pembangunan, agar Sleman lebih maju," jelasnya.

Berdasarkan hasil rekapitulasi penghitungan suara KPU Kabupaten Sleman, pasangan Danang Wicaksana Sulistya memperoleh hasil suara akhir sebanyak 171.083 suara. Sedangkan, pasangan Sri Muslimatun dan Amin Purnama mendapatkan suara akhir sebanyak 177.588. Adapun, pasangan Kustini Sri Purnomo dan Danang Maharsa mendapatkan suara akhir sebanyak 217.921 suara.