Operasi Lilin 2020, Polres Kulonprogo Bagikan Masker dan Sosialisasi Prokes

Kasatlantas Polres Kulonprogo, AKP Didik Purwanto (kiri) saat memberikan masker kepada seorang pengendara bermotor di simpang lima Karangnongko, Kapanewon Wates, Kulonprogo, Rabu (23/12/2020). - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara
23 Desember 2020 12:37 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO-- Satuan Lalulintas Polres Kulonprogo menggelar aksi bagi-bagi masker kepada sejumlah pengendara bermotor yang melintas di simpang lima Karangnongko, Kapanewon Wates, Kulonprogo, Rabu (23/12/2020).

Aksi ini merupakan bagian dari Operasi Lilin 2020 yang digelar Polres Kulonprogo selama 15 hari terhitung sejak 21 Desember 2020 sampai dengan 4 Januari 2021 mendatang.

"Melalui kegiatan ini kami berharap masyarakat terutama para pengendara bermotor bisa terus mengenakan masker dan mematuhi protokol kesehatan sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19," kata Kasatlantas Polres Kulonprogo, AKP Didik Purwanto seusai pembagian masker dan sosialisasi, Rabu.

Baca juga: Di Tengah Pandemi, Dispar Bantul Optimistis Pendapatan dari Pariwisata Capai Target

Dalam aksi ini, petugas memberikan masker medis kepada pengendara motor yang tidak mengenakannya. Selain itu juga dilakukan sosialiasi tentang penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dan pentingnya giat operasi lilin kepada para pengendara.

Didik menerangkan penyelenggaraan operasi lilin kali ini cukup berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Sebab, ketugasan personel di lapangan tak hanya sebatas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga memastikan penerapan prokes benar-benar dipatuhi.

Oleh karena itu dia mengimbau kepada masyarakat untuk selalu menjalankan disiplin prokes, yakni mengenakan masker, menjaga jarak, hindari kerumunan dan mencuci tangan di air yang mengalir.

Baca juga: Hampir 80.000 Warga Jepang Kehilangan Pekerjaan Akibat Covid-19

"Petugas kami juga telah dibekali dengan tas khusus operasi lilin, yang berisi perlengkapan prokes seperti masker, handsanitizer, vitamin dan sebagainya," ujar Didik.

Di samping itu Didik juga mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan beberapa hal yang tidak boleh dilakukan oleh pengendara, dan apabila dilanggar petugas dalam operasi lilin akan melakukan penindakan. Beberapa hal itu di antaranya larangan berkonvoi, mengemudi dalam kondisi mabuk dan menggunakan knalpot blombongan.

Sebelumnya Polres Kulonprogo telah mengerahkan 500 personil dalam pelaksanaan operasi lilin 2020 guna mengamankan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Para personil ini tidak hanya mengatur kepadatan arus kendaraan dan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), tapi juga memantau penerapan protokol kesehatan di tempat-tempat umum.

"Selain menjaga kamtibmas, petugas di lapangan juga akan memantau pelaksanaan prokes di fasilitas publik, sebagai upaya mencegah terjadinya klaster baru," kata Wakapolres Kulonprogo, Kompol Sudarmawan.

Polres juga mendirikan posko pengamanan (pospam) dan posko pelayanan (posyan). Untuk pospam ditempatkan di sejumlah titik rawan seperti Simpang Tiga Demen, ruas Jalan Wates-Purworejo dan di gereja-gereja besar di Kulonprogo. Sementara posyan ada di obyek wisata Kalibiru, Kapanewon Kokap.

Sementara untuk mengurai kepadatan arus lalu lintas akan diberlakukan pengalihan di sejumlah ruas jalan, di antaranya Simpang Toyan, Simpang congot dan Simpang Ngeplang.