Ratusan ASN Gunungkidul Tunggak BPJS, Terbesar Rp14 Juta
Sebanyak 192 ASN Gunungkidul menunggak iuran BPJS Kesehatan. Sebanyak 96 pegawai sudah melunasi, sementara lainnya mencicil tunggakan.
Wisatawan menikmati pemandangan alam dari atas perbukitan di kawasan Pantai Kesirat, Kalurahan Girikarto, Panggang, Gunungkidul./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Dinas Pariwisata Gunungkidul mencatatkan adanya kenaikan kunjungan saat libur panjang yang bersamaan dengan perayaan Natal. Meski demikian, jumlah kenaikan tidak begitu signifikan dibandingkan dengan libur panjang sebelumnya.
Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Hary Sukmono mengatakan untuk libur kali ini ada peningkatan jumlah kunjungan dibandingkan dengan hari-hari biasa. Hanya saja, apabila dibandingkan dengan tingkat kunjungan di tahun lalu ada penurunan hampir 60%.
Menurut dia, hal ini wajar karena pelaksanaan liburan pada saat sekarang masih belum bisa lepas dari wabah Covid-19 sehingga berpengaruh terhadap kunjungan wisatawan. “Memang ada penurunan. Jangankan dengan Natal tahun lalu, dengan libur bersama di akhir Oktober lalu juga masih kalah,” kata Hary saat dihubungi Harianjogja.com, Minggu (27/12/2020).
Baca juga: 2 Petahana Kades di Bantul Menang, Suami Kalahkan Istri, Bapak Kalahkan Anak
Ia menjelaskan, pada libur di akhir Oktober lalu, destinasi wisata di Gunungkidul ada sekitar 19.000 pengunjung setiap harinya. Sedangkan pada libur lagi ini selama tiga hari penyelenggaraan rata-rata baru sebanyak 12.000 pengunjung setiap harinya. “Memang ada kenaikan tapi tidak signifikan,” katanya.
Disinggung mengenai penyebab berkurangnya tingkat kunjungan, Hary tidak bisa menyebutkan secara pasti. “Mungkin banyak orang yang memilih di rumah saat liburan, tapi kemungkinan juga bisa disebabkan adanya kewajiban rapid antigen sehingga orang membatalkan niatnya untuk berwisata,” ungkapnya.
Baca juga: Wakil Ketua DPRD DIY Usul pada Gubernur Agar Pertimbangkan PSBB
Koordinator SAR Satlinmas Wilayah II DIY, Marjono mengatakan untuk kunjungan wisatawan di kawasan pantai terpantau ramai lancar. menurut dia, penyelenggaraan wisata pada masa pandemi ini, pihaknya ikut membantu pemerintah dalam upaya menegakkan protokol kesehatan.
Secara keseluruhan, Marjono menilai kesadaran masyarakat untuk menaati protokol tersebut semakin baik. Hal ini terlihat dari berkurangnya jumlah pelanggaran yang didata oleh relawan. “Memang masih ada yang melanggar, tapi kami tegur untuk bisa mematuhi protokol kesehatan dengan menjaga jarak dan waji menggunakan masker,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 192 ASN Gunungkidul menunggak iuran BPJS Kesehatan. Sebanyak 96 pegawai sudah melunasi, sementara lainnya mencicil tunggakan.
Regol Ayom di kawasan Malioboro dievaluasi setelah lansia berkursi roda kesulitan melintas. Dispar DIY menyiapkan sejumlah opsi solusi.
— Astra Motor Yogyakarta selaku Main Dealer sepeda motor Honda untuk wilayah Yogyakarta, Kedu, dan Banyumas kembali menggandeng coffee shop lokal Space Roastery
Puan Maharani meminta wacana penggabungan BMKG dan Badan Geologi dikaji lebih dulu agar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Bandara Wunopito di Lewoleba ditutup sementara akibat sebaran abu vulkanik Gunung Lewotolok hingga 9 September 2026.
Hari Pelanggan Nasional menjadi momentum bagi Astra Motor Yogyakarta untuk memberikan apresiasi kepada konsumen setia sepeda motor Honda