Kecele, Ratusan Pengendara di Gunungkidul Diminta Balik Arah Saat Malam Tahun Baru

Situasi TPR Pantai Baron yang masih lengang, Tanjungsari, Gunungkidul, Sabtu (16/6/2018). - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara
01 Januari 2021 18:27 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Sedikitnya 400 kendaraan yang terdiri dari mobil dan motor diminta balik arah saat akan merayakan malam tahun baru di kawasan pantai. Kebijakan ini sesuai dengan edaran dari Pemerintah DIY berkaitan dengan penutupan destinasi wisata saat malam pergantian tahun.

Koordinator SAR Satlinmas Wilayah II DIY, Marjono mengatakan, pihaknya bersama-sama dengan Satpol PP dan petugas keamanan melakukan penjagaan di Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) untuk menghalau pengunjung yang akan menghabiskan malam pergantian tahun di kawasan pantai, Kamis (31/12/2020). Penjagaan dilakukan mulai pukul 18.00-24.00 WIB, adapun hasilnya ada sekitar 400 pengendara yang diminta balik arah agar tidak masuk ke kawasan wisata pantai.

“Jumlah ini merupakan gabungan dari pengendara mobil maupun motor,” kata Marjono, Jumat (1/1/2021).

Menurut dia, penghalangan dilakukan karena ada surat dari Pemerintah DIY yang diperkuat dengan surat edaran dari bupati. Adapun inti dari surat tersebut menerangkan bahwa di kawasan destinasi wisata pada Kamis mulai pukul 18.00 ditutup dan baru buka pada Jumat pagi. “Jadi saat ada pengujung yang akan masuk kami cegah dan diminta untuk pulang ke wilayah masing-masing,” katanya.

Terpantau Ramai

Memasuki tahun baru pada Jumat siang kawasan wisata pantai mulai ramai dikunjungi wisatawan. Salah satunya bisa terlihat di Pantai Baron, Kalurahan Kemadang, Tanjungsari.

Menurut Marjono, meski ada banyak wisatawan yang berkunjung situasi masih aman terkendali. “Kami terus awasi untuk mengantisipasi adanya sesuatu hal yang tak diinginkan,” katanya.

Selain melakukan pengawasan untuk keamanan di kawasan pantai, petugas SAR juga membantu dalam kegiatan operasi masker. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya meningkatkan kedisiplinan pengunjung dalam menerapkan protokol kesehatan. “Ini sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran virus corona. Jadi, kami berharap setiap pengunjung bisa mematuhinya,” ungkapnya.

Ramainya kunjungan ke kawasan pantai diamini oleh Yani, salah seorang pegawai Dinas Pariwisata Gunungkidul yang ikut diterjunkan untuk memberikan pelayanan di TPR di pos Jalur Jalan Lintas Selatan. Menurut dia, ada peningkatan kunjungan yang terlihat dari pengunjung melalui pos yang dijaga.

Meski demikian, ia belum bisa memastikan berapa jumlah kunjungan karena proses layanan masih dibuka. “Yang jelas ramai karena semakin siang jumlah yang datang makin banyak,” katanya.