Kota Jogja Antisipasi Banjir dan Tanah Longsor

Ilustrasi. - Solopos/Sunaryo Haryo Bayu
03 Januari 2021 07:27 WIB Catur Dwi Janati Jogja Share :

Harianjogja.com, UMBULHARJO - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jogja telah mengantisipasi potensi bencana hidrometerologi banjir dan longsor sejak bulan lalu. Wilayah dan Kampung Tanggung Bencana (KTB) jadi kekuatan pendukung hadapi bencana.

Plt. BPBD Kota Jogja, Octo Noor Arafat menyebutkan jika potensi banjir dan dan longsor tetap ada, menanggapi prediksi cuaca ekstrem hujan tiga harmal akibat puncak La Nina. Namun untuk antisipasi BPBD Kota Jogja sudah mengirim surat ke wilayah dalam hal ini Camat dan Lurah meminta untuk kesiapsiagaan  menghadapi bencana banjir dan longsor bulan lalu.

BACA JUGA : Banjir Setinggi Pinggang Orang Dewasa dan Rumah Longsor

Octo menjelaskan jika pada November lalu tercatat longsor terjadi di tiga wilayah meliputo Bluyahrejo Patangpuluhan dan Bener. "Semua telah ditindaklanjuti dengan assesmen oleh TRC BPBD dan tindak lanjut baik oleh Dinas PUPKP maupun BPBD atas dukungan wilayah dan KTB setempat," jelasnya pada pada Minggu (1/1/2020).

Adapun penanganan longsor sesuai hasil asesmen yang dilakukan tim BPBD Kota Jogja. Bantuan yang diberikan dapat berupa bronjong hingga terpal. "Misal kebutuhan bronjong dan batu isian untuk penahan talud longsor. Terpal untuk rumah yang membutuhkan penutup atap," terangnya.

Meski beberapa titik sempat terjadi longsoran, disebutkan Octo sampai saat ini belum ada laporan terkait adanya banjir di Kota Jogja. "Sejauh ini belum ada laporan banjir," ujarnya.