Kemarau Panjang, Harga Cabai Rawit di Sleman Tembus Rp70.000
Harga cabai rawit di sejumlah pasar rakyat Sleman tembus Rp70.000 per kilogram akibat pasokan berkurang selama kemarau panjang.
Ilustrasi pembelajaran jarak jauh. Harian Jogja/Ist
Harianjogja.com, UMBULHARJO - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Jogja masih tetap memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) hingga saat ini. Kendati daerah lain, seperti Sleman sudah memastikan pembelajaran tatap muka akan digelar, Disdikpora Kota Jogja masih akan tetap menggulirkan pembelajaran daring.
Kepastian masih berlangsungnya PJJ di Kota Jogja disampaikan langsung Kepala Disdikpora Kota Jogja, Budi Asrori. Dituturkan Budi, keputusan yang diambil sebelumnya telah dikoordinasikan dengan Pemda DIY. "Kami berkoordinasi dengan Pemda DIY terkait ini [pembelajaran tatap muka]," ujarnya pada Selasa (5/1/2020).
Kesehatan dan keselamatan warga sekolah, dari mulai guru, karyawan, siswa hingga orang tua siswa jadi patokan utama dalam menentukan dibuka tidaknya sekolah. Budi menjelaskan, perkembangan pandemi terus diperhatikan karena kesehatan warga sekolah menjadi prioritas.
Baca juga: Peringatan 75 Tahun Jogja Kota Republik Menggugah Semangat Generasi Muda
"Tentu saja dengan memperhatikan perkembangan pandemi. Kesehatan dan keselamatan warga sekolah tetap menjadi prioritas utama. Yang jelas sampai dengan saat ini pembelajaran tetap dilakukan jarak jauh. Bukan masih koordinasi, namun sudah berkoordinasi, hasilnya pembelajaran tetap dilaksanakan jarak jauh," terangnya.
Sejumlah persiapan memang telah dilakukan sekolah-sekolah untuk bersiaga bila sewaktu-waktu pembelajaran tatap muka kembali digelar. Kepala Sekolah SMPN 15 Kota Jogja, Ariana Budiastuti menyebutkan jika pihaknya mengadakan sosialisasi kepada seluruh orang tua murid kelas IX terlebih dahulu.
"Kita dahulukan yang kelas IX karena akan menghadapi ujian sekolah akhir daerah melalui Zoom meeting tentang kegiatan tatap muka tersebut. Kami juga minta izin kepada gugus tugas Kementren setempat (Danurejan) untuk mengadakan kegiatan tatap muka," tuturnya.
Selanjutnya surat izin orangtua untuk pelaksanaan tersebut juga telah disebar pihak sekolah Sekolah tetap memberi pilihan pada orang tua dan anak. Disebutkan Arina,hasil angket pun bervariatif sebagian besar menghendaki masuk dengan prokes ketat. "Prinsipnya meskipun diputuskan sekolah tatap muka tetapi apabila orang tua tidak mengizinkan, sekolah mengizinkan masih dengan sistem PJJ. Kebijakan orang tua kami utamakan," ujarnya.
Baca juga: Pematokan Tol Jogja-Bawen Dimulai Pekan Ketiga Januari 2021
"Sekolah melakukan tatap muka secara bertahap dan melihat kapasitas ruang. MOU pelaksanaan KBM tatap muka ditandatangani oleh ketua komite. Untuk persiapan untuk semester genap ini akan kami laksanakan hal yang sama untuk seluruh siswa SMPN 15 kota Jogja," sebut Arina.
Dari segi infrastruktur Arina menegaskan bahwa pihak sekolah sudah menyiapkan wastafel cuci tangan sekitar 75 titik dengan tiap-tiap kelas tersedia wastafel. Selain itu juga telah disiapkan alat pemeriksa suhu thermogun sebanyak 35 unit ditambah dengan beberapa alat semprot disinfektan serta banner penunjuk ajakan untuk 4M. "Khusus untuk siswa yg diantar agar para pengantar juga melaksanakan prokes. Sekolah akan berupaya sekuat tenaga agar siswa dapat belajar nyaman dan semua tetap sehat," tukasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga cabai rawit di sejumlah pasar rakyat Sleman tembus Rp70.000 per kilogram akibat pasokan berkurang selama kemarau panjang.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 26 September 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jadwal dari Jogja dan Kutoarjo selengkapnya.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 26 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA serta waktu tempuhnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 26 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 26 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Subsidi BBM dan LPG 3 kg 2027 turun Rp11,4 triliun. DPR menyoroti data penerima subsidi dan tingginya exclusion error pemerintah.