Swab Antigen Belum Sasar Pengungsi di Glagaharjo

rnPemeriksaan kesehatan para pengungsi Merapi di barak pengungsian Glagaharjo, Jumat (18/12 - 2020)/Ist
07 Januari 2021 05:07 WIB Hafit Yudi Suprobo Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Kesehatan pengungsi di barak pengungsian balai desa Glagaharjo, Cangkringan, Sleman, tidak luput dari perhatian Pemerintah Desa Glagaharjo, Cangkringan, Sleman. Pemeriksaan dilakukan sebanyak dua kali setiap harinya pada pagi dan sore hari.

Lurah Glagaharjo Suroto mengatakan jika sampai Rabu (6/1/2021) tidak ada pengungsi baik lansia, ibu hamil, maupun anak-anak yang diketahui sakit sehingga harus dilarikan ke rumah sakit.

"Kita menjadwalkan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman pemeriksaan kesehatan bagi pengungsi itu sebanyak dua kali yakni setiap pagi dan sore hari," ujar Suroto saat diwawancarai di balai desa Glagaharjo, Cangkringan, Sleman Rabu (6/1/2021).

Lebih lanjut, pemeriksaan suhu tubuh hingga tensi juga dilakukan kepada pengungsi yang mendiami barak pengungsian balai desa Glagaharjo, Cangkringan, Sleman.

"Cek suhu dan tensi kepada pengungsi saya merekomendasikan petugas kesehatan untuk melakukannya pada waktu Maghrib, kalau sebelum itu [maghrib] pengungsi banyak yang takut, akhirnya kami merekomendasikan agar pemeriksaan suhu tubuh pada Maghrib," sambung Suroto.

Pemeriksaan suhu tubuh dan tensi pada waktu Maghrib juga bukan tanpa alasan. Waktu Maghrib menjadi waktu yang tepat untuk dilakukan pemeriksaan karena pengungsi sudah berkumpul di barak pengungsian.

"Tujuan saya habis Maghrib itu pengungsi kan sudah kumpul, kalau swab antigen belum ya, Insya Allah kami koordinasikan ke Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, kalau memang perlu dilakukan ya kami akan mengusahakan itu," terangnya.

Belum Ada Rencana

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman Joko Hastaryo menegaskan jika swab antigen kepada pengungsi yang mendiami barak pengungsian balai desa Glagaharjo, Cangkringan, Sleman, belum akan dilaksanakan. "Belum ada rencana," ujar Joko Hastaryo.

Wilayah Glagaharjo sendiri, lanjut Joko, sampai saat ini masih masuk kategori hijau penyebaran Covid-19. Oleh karena itu, swab antigen diputuskan untuk belum dilaksanakan kepada pengungsi. "Iya betul (wilayah Glagaharjo sendiri belum ditemukan kasus positif Covid-19, masih kategori hijau)," pungkasnya.