Lihat JJLS Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Glagah Protes dengan Cara Ini

Sejumlah warga saat melakukan perbaikan jalan di ruas Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) Kalurahan Glagah, Kapanewon Temon, Kulonprogo, Minggu (10/1/2021). - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara
11 Januari 2021 15:07 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO—Warga Kalurahan Glagah, Kapanewon Temon, Kulonprogo, secara swadaya memperbaiki ruas Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) kalurahan setempat yang rusak akibat pembangunan Yogyakarta International Airport (YIA).

Menggunakan peralatan seadanya, warga menambal sejumlah lubang yang ada di jalan tersebut, Minggu (10/1/2021) malam.

BACA JUGA: Pelajar Tewas Seusai Tabrak Truk di Jalan Prangtritis

"Sejak pembangunan bandara, jalan di sini jadi rusak sehingga rawan kecelakaan. Namun, belum ada perbaikan. Oleh karena itu kami berinisiatif memperbaiki sendiri jalan ini," kata salah satu warga, Bayu Puspo Pangaribowo, saat ditemui di sela-sela perbaikan.

Bayu mengatakan aksi ini juga sebagai bentuk protes kepada pemangku kebijakan setempat yang tidak kunjung memperbaiki jalan tersebut. Padahal jalan yang mengalami kerusakan di wilayah Glagah ini memiliki panjang hingga satu kilometer. Jalan itu juga juga jadi akses utama bagi warga setempat untuk melakukan aktivitas sehari-hari.

BACA JUGA: Bobol Rumah Makan, Remaja di Kulonprogo Kuras Kotak Infaq

Warga berharap dengan cara ini pemerintah dapat segera turun tangan. "Kami berharap ada perhatian dari pemerintah atas kerusakan jalan ini. Sudah banyak korban akibat jalam berlubang sehingga harus segera ditangani," ujar Bayu.

Harapan senada disampaikan Agus, warga setempat. Menurutnya pemerintah perlu segera memperbaiki jalan itu karena rawan terjadi kecelakaan. Agus sendiri sudah pernah kecelakaan di jalur tersebut karena menghindari lubang jalan.

"Dulu pernah jatuh di sini gara-gara lubang jalan, jadi kami benar-benar berharap pihak-pihak terkait bisa segera turun tangan, jangan sampai nanti jalan ini menelan korban jiwa," ucapnya.