Dua Ruas Jalan di Gunungkidul Dibangun Tahun Ini

Foto ilustrasi. - Solopos/Ivanovich Aldino
13 Januari 2021 14:07 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul berencana membangun dua ruas jalan kabupaten di tahun ini. Total anggaran untuk pembangunan mencapai Rp15,5 miliar.

Kepala Seksi Pemeliharaan, Bidang Bina Marga, DPUPRKP Gunungkidul, Wadiyana mengatakan, pihaknya mendapatkan dana alokasi khusus (DAK) dari Pemerintah Pusat sebesar Rp12.521.247.000. Rencananya dana tersebut digunakan untuk membangun ruas jalan Ngeblak, Kalurahan Katongan, Nglipar-Jatiayu, Kapanewon Karangmojo dan ruas Semin-Tambakromo di Kapanewon Ponjong.

Ia menjelaskan, untuk ruas Nglebak-Jatiayu yang diperbaiki sepanjang 2,59 kilometer dan dengan pagu anggaran perbaikan sebesar Rp8.809.925.000. Sedangkan ruas Semin-Tambakromo, pagu anggarannya mencapai Rp3.711.322.000 untuk memperbaiki jalan sepanjang 1,2 kilometer. “Kegiatan ini sudah dimasukan dalam program di APBD 2021,” kata Yana, sapaan akrabnya kepada wartawan, Rabu (13/1/2021).

Baca juga: Kota Jogja dan Sleman Peroleh Gelontoran Vaksin Pertama

Dia pun optimistis pekerjaan ini bisa selesai tepat waktu sehingga upaya perbaikan yang dilakukan dapat membantu kelancaran aktivitas masyarakat di sekitar lokasi. “Mudah-mudahan tidak ada pemotongan anggaran seperti tahun lalu sehingga pengerjaan bisa sesuai dengan yang direncanakan,” katanya.

Ditambahkan Yana, pandemi Covid-19 berdampak terhadap rencana pembangunan, salah satunya menyangkut masalah perbaikan jalan. Untuk tahun ini, hanya ada dua paket pengerjaan dengan nilai yang besar, sedangkan yang lain hanya sebatas pemeliharaan rutin biasa.

“Cuma dua ini yang dikerjakan. Sisanya, hanya pemeliharan kerusakan-kerusakan dengan nominal dibawah Rp200 juta,” ungkapnya.

Menurut dia, pada saat pembahasan RAPBD 2021, DPUPRKP sempat mengusulkan lanjutan pembangunan jalur wisata Kepek-Pantai Ngobaran di Kapanewon Saptosari. meski demikian, usulan ini tidak disetujui oleh tim anggaran pemerintah daerah. “Tidak jadi dilanjutkan tahun ini,” katanya.

Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Kepala DPUPRKP Gunungkidul, Eddy Praptono. Menurut dia, pandemi Covid-19  membuat fokus anggaran digunakan untuk penanggulangan. “Sama seperti tahun lalu, fokus masih untuk penanganan corona,” katanya.

Baca juga: Petani Tak Tertarik, Lahan Tanaman Kedelai Terus Menyusut

Menurut dia, di tahun ini tidak banyak kegiatan yang dilaksanakan, khususnya menyangkut jalan. Ia tidak menampik seharusnya banyak program yang harus dikerjakan, salah satunya penyelesaian jalur Kepek-Ngobaran. Namun demikian, belum bisa dilaksanakan karena keterbatasan anggaran yang dimiliki pemkab.

“Sebenarnya tinggal sekitar 3,5 kilometer lagi selesai, tapi untuk penyelesaian butuh anggaran sekitar Rp35 miliar dan sekarang belum ada sehingga upaya merampungkan belum bisa direalisasikan,” katanya.