Antisipasi Adanya Efek Samping, Penerima Vaksin Sinovac Menunggu 30 Menit setelah Disuntik

Vaksinator menyuntikkan vaksin ke lengan kiri Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X, pada kick off vaksinasi di bangsal Kepatihan, Kamis (14/1/2021). - Ist/Pemda DIY.
15 Januari 2021 07:37 WIB Lugas Subarkah Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Kick off vaksinasi dilakukan serentak di seluruh daerah di Indonesia pada Kamis (14/1), sehari setelah vaksinasi perdana oleh Presiden Joko Widodo. Di DIY, sebanyak 15 pimpinan Pemda DIY dan tokoh masyarakat divaksin untuk mengawali vaksinasi tahap pertama.

Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X, maju ke depan Bangsal kepatihan setelah Namanya dipanggil. Lima tenaga medis telah menunggu sembari menyiapkan peralatan. Setelah melakukan registrasi ulang, Paku Alam X kemudian duduk di kursi. Dibantu satu tenaga medis, ia singsingkan lengan bajunya, lengan disterilkan dengan alkohol dan setelah kering, disuntikkanlah satu dosis vaksin sinovac.

BACA JUGA : Vaksinasi Covid-19 di Bantul Bakal Dimulai Februari

Dosis yang disuntikkan pada penyuntikan pertama yakni sebanyak 0,5 ml. Tak butuh waktu lama, setelah disuntik, orang nomor dua di DIY ini kemudian diarahkan ke tempat tunggu yang telah disediakan. Pasca penyuntikan, orang yang divaksinasi diharuskan menunggu selama 30 menit untuk melihat jika terjadi efek samping.

Sembari menunggu proses ini, penyuntikan dilanjutkan ke tokoh selanjutnya, yakni GKBRAy Adipati Paku Alam X dan Sekda DIY, Kadarmanta Baskara Aji. Selain ketiga tokoh tersebut, vaksinasi dilakukan pada 12 tokoh lainnya yang mewakili unsur pimpinan Pemda DIY, Polri, TNI, Badan Intelejen Negara Daerah (Binda), organisasi profesi, tenaga kesehatan dan tokoh agama.

Keduabelas orang ini meliputi DIY, Irjen Pol Asep Suhendar; Kabinda DIY, Rudi Iskandar; Kasi Pers Korem 072/Pamungkas, Yohanes Yudy Catur Prihartanto; Direktur RSUP dr. Sardjito, Rukmono Siswishanto; Kepala Dinas Kesehatan DIY, Pembayun Setyaningastutie; Ketua Bidang Pengabdian Masyarakat, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) DIY, Tri Widjaya;

BACA JUGA : Besok, Vaksinasi Tahap Pertama di Kota Jogja

Kemudian Sekretaris Persatuan Perawat Nasional Indonesia Wilayah DIY, Sri Arini Winarti; Wakil Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama DIY, Fahmy Akbar Idries; Ketua Pengurus Wilayah Muhammadiyah DIY, Gita Danu Pranata; Parasada Hindu Dharma Indonesia DIY, Nyoman Warta;  Persatuan Umat Budha Indonesia (Permabudhi) DIY, Ian Pasani; Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) DIY, Yudono Suwondo.

Usai vaksinasi, Baskara Aji mengaku tidak merasakan sakit saat proses penyuntikan maupun setelahnya. “Seperti kalau kita disuntik biasa. Ini tadi tidak lama, mungkin karena jarumnya kecil tidak terasa sakit. Setengah jam kami istirahat [setelah penyuntikan], tidak merasakan dampak apa-apa,” ujarnya.

Sehari sebelum vaksinasi, semua tokoh yang akan divaksinasi mengikuti screening dengan wawancara terkait kondisi kesehatan masing-masing. ditanyakan pula apakah memiliki penyakit bawaan, merasakan batuk, demam dan sebagainya. Aji beserta 14 tokoh lainnya dinyatakan memenuhi persyaratan sehingga dilanjutkan untuk vaksinasi.

BACA JUGA : HARIAN JOGJA HARI INI: Vaksinasi di 3 Daerah Mundur