Waspada, WHO Tetapkan Ebola Kongo-Uganda Darurat Kesehatan Global
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Ilustrasi vaksinasi Covid-19./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, BANTUL--Kepala Dinas Kesehatan [Dinkes] Kabupaten Bantul, Agus Budi Raharjo memperkirakan vaksinasi Cvid-19 di wilayah ini baru akan diselenggarakan pada Februari 2021 mendatang. Pasalnya, Kabupaten Bantul bukan termasuk wilayah prioritas alokasi vaksin tahap pertama.
“Untuk tanggal [vaksinasi] saya belum bisa meyebutkan. Ternyata vaksin yang sudah tersedia di provinsi baru akan dialokasikan untuk Kota Jogja dan Kabupaten Sleman. Sementara untuk Bantul mendapatkan alokasi vaksin tahap berikutnya. Kemungkinan, kalau tidak akhir Januari atau awal Februari kita akan memulai vaksinasi di Kabupaten Bantul,” terang Agus, Rabu (13/1/2021).
Agus, sapaannya, juga belum dapat memastikan kuota vaksin yang akan diterima oleh Kabupaten Bantul. Kuota vaksin, katanya akan menyesuaikan alokasi jumlah tenaga kesehatan yang telah terdata dalam aplikasi Sumber Daya Manusia Kesehatan [SDMK].
Kendati belum ada kejelasan, Dinkes Bantul sudah mulai mempersiapkan lokasi dan fasilitas vaksinasi. Rumah Sakit Panembahan Senopati [RSPS] Bantul dipastikan akan menjadi lokasi pemberian vaksin perdana. Sejumlah tokoh publik di Bantul, sebut Agus digadang menjadi penerima vaksin untuk pertama kalinya. Simulasi pemberian vaksin sendiri sudah diselenggarakan di rumah sakit itu pada Rabu (13/1/2021) kemarin.
Simulasi bertujuan untuk memastikan kesiapan sarana dan tim vaksinator. “Termasuk alur dan waktu durasi masing-masing meja. Karena harus ada 4 meja yang harus dipakai dalam pemberian vaksin,” ucapnya.
Kepala Bagian Humas RSPS Bantul, Siti Rahayuningsih menjelaskan, simulasi dilakukan semirip mungkin dengan pemberian vaksin sungguhan. Alur dan pembagian kerja tim vaksinator juga sudah disiapkan dan diuji coba.
Siti melanjutkan, penerima vakin akan melewati 4 meja pelayanan, mulai dari registrasi, screening, vaksinasi hingga ruang tunggu. Di ruang tunggu akan diperiksa efek vaksin yang ditumbulkan atau Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi [KIPI]. “Misal nanti ada gejala meriang atau sebagainya,” ucap Siti.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Perajin besek Bantul kewalahan hadapi lonjakan pesanan untuk kurban Iduladha, sebagian terpaksa tolak order.
Tawuran pelajar kembali pecah di dekat Stadion Mandala Krida, Jogja. Polisi menyebut aksi dipicu provokasi kelompok pelajar.
Siswa Sekolah Rakyat Gunungkidul masih belajar di luar daerah karena lahan belum tersedia, kuota terbatas
Jadwal puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 jatuh 25–26 Mei berdasarkan penetapan awal Zulhijah Kemenag
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina