Covid-19 DIY 16 Januari: 302 Positif, 297 Sembuh, 12 Pasien Meninggal Dunia

Ilustrasi. - Freepik
16 Januari 2021 22:37 WIB Lugas Subarkah Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY mengumumkan 302 penambahan kasus positif pada Sabtu (16/1/2021). Kulonprogo mendominasi penambahan kasus sebanyak 91 kasus. Sementara 297 kasus dinyatakan sembuh dan 12 kasus dilaporkan meninggal.

Juru Bicara pemda DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih, menjelaskan penambahan kasus berdasarkan domisili meliputi Kota Jogja 35 kasus, Bantul 85 kasus, Kulonprogo 91 kasus, Gunungkidul 17 kasus dan Sleman 74 kasus.

BACA JUGA : Tiga Hari, 24 Orang di Jogja Meninggal Dunia karena Corona

Dilihat dari riwayatnya, penambahan kasus terdiri dari tracing kasus positif 149 kasus, periksa mandiri 86 kasus dan belum ada keterangan 67 kasus. “Dari pemeriksaan pada 1.066 sampel dari 1.037 orang,” ujarnya.

Sebanyak 12 kasus dilaporkan meninggal meliputi Kasus 13.796, Perempuan, 71 tahun, Kota Jogja; Kasus 14.747, Perempuan, 73 tahun, Bantul; Kasus 15.882, Laki laki, 64 tahun, Kulon Progo; Kasus 15.897, Laki laki, 65 tahun, Bantul; Kasus 15.988, Laki laki, 49 tahun Bantul; Kasus 16.144, Laki laki, 43 tahun, Bantul; Kasus 16.168, Perempuan, 53 tahun, Sleman;

Kemudian Kasus 16.305 , Perempuan, 60 tahun, Gunung Kidul; Kasus  16.429, Laki laki, 50 tahun, Gunung Kidul; Kasus  16.437, Perempuan, 49 tahun, Gunung Kidul; Kasus 16.460, Perempuan, 76 tahun, Gunung kidul; Kasus 16.661, Laki laki, 43 tahun, Gunung kidul.

BACA JUGA : Pasien Positif Covid-19 di Jogja yang Meninggal Dunia 

Adapun kasus sembuh berdasarkan domisili meliputi Kota Jogja 14 kasus, Bantul 101 kasus, Kulonprogo 1 kasus, Gunungkidul 24 kasus dan Sleman 157 kasus. Dengan penambahan ini maka total kasus positif DIY menjadi sebanyak 16.656 kasus.

Rincian total kasus positif meliputi 5.185 kasus aktif, 11.092 kasus sembuh dan 372 kasus meninggal. Sementara penggunaan bed di rumah sakit rujukan untuk kritikal sebanyak 62 bed, sisa 14 bed. Untuk non kritikal digunakan 616 bed, sisa 61 bed.