Warga di Bantul Geger Temukan Mayat di Gorong-Gorong

Ilustrasi mayat/ist
17 Januari 2021 21:17 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL--Warga Glondong RT03 Tirtonirmolo, Kasihan, Minggu (17/1/2021) pagi dibuat geger, dengan adanya penemuan mayat di gorong-gorong dusun tersebut.

Setelah diperiksa, mayat yang telah membengkak tersebut adalah Sukasno, 49, warga sekitar. Pria yang kesehariannya bekerja sebagai teknisi instalasi listrik itu diduga terjatuh dan terpeleset jatuh ke gorong-gorong saat air di tempat tersebut meluap.

Kapolsek Kasihan Kompol Anton Nugroho Wibowo mengatakan, awalnya salah satu warga merasa curiga dengan adanya bau busuk selama dua hari terakhir. Saat mencari asal bau tersebut, didapat jenazah seseorang yang berada di dalam gorong gorong saluran air dengan ukuran sekitar lebar 50 senti meter x 1 meter.

Selanjutnya, warga melaporkan penemuan mayat tersebut kepada kepada tim pemadam kebakaran Bantul, Amin Mutarji. Selanjutnya Amin Muntarji melakukan pengecekan di lokasi. Dari hasil pengecekan di dalam gorong gorong didapati ada tangan manusia.

“Oleh Amin kejadian itu dilaporkan ke pemadam kebakaran Bantul dan ke pihak kami. Petugas piket pun langsung mendatangi lokasi penemuan mayat tersebut,” kata Kapolsek.

Pemadam kebakaran yang telah di lokasi, kemudian membongkar gorong gorong tersebut dan didapati mayat seorang yang sudah membusuk. Adapun identitas dari mayat tersebut belakangan diketahui adalah Sukasno, 49, warga sekitar.

Sementara berdasarkan keterangan dari menantu korban, Dito, lanjut Kapolsek, korban memang hilang dan tidak pulang ke rumahnya sejak Rabu (13/1/2021) dan sempat diumumkan melalui media sosial dan WhatsApp Group warga dusun setempat.

Selain itu, Dito juga menyampaikan jika sebelum kejadian korban dimarahi oleh kakaknya, Surani karena korban mabuk, saat makan di pinggir gorong gorong depan rumahnya. Diduga, korban terpeleset jatuh ke gorong gorong dan terdorong aliran air yang saat itu sedang banjir.

“Sedangkan berdasarkan pemeriksaan tubuh korban tidak ada tanda tanda penganiayaan dan korban meninggal dikarenakan musibah. Keluarga korban menerima kejadian tersebut. Setelah dibuatkan surat pernyataan, korban akan dimakamkan di pemakaman umum Mrisi Kidul, Tirtonirmolo,” ucap Kapolsek.