Hadapi Kekeringan, Pemkab Sleman Siapkan Anggaran dan Dropping Air
Pemkab Sleman menyiapkan anggaran dan memantau pasokan air di 17 kapanewon untuk menghadapi potensi kekeringan musim kemarau.
Foto ilustrasi. /Reuters
Harianjogja.com, JOGJA- Rumah sakit swasta yang menjadi rujukan pasien Covid-19 membutuhkan bantuan dari pemerintah. Berbagai perlengkapan dibutuhkan untuk penanganan Covid-19 yang masih fluktuatif.
Kepala Bagian Humas dan Marketing RS Bethesda, Adhiyanto Priambodo menjelaskan kemampuan ruang penanganan Covid-19 di RS Bethesda mencapai 39 bed untuk pasien dewasa. Jumlah tersebut ditambah dengan IGD yang juga digunakan sementara mengantre beberapa pasien Covid-19 sampai mendapatkan ruang. "Kalau kemampuan ruangan perawatan pasien Covid-19 ada 39 ruangan pasien dewasa. IGD ada 19 kamar," jelasnya pasa Selasa (19/1/2021).
Diteruskan Adhiyanto situasi saat ini menyebabkan ruangan rawat inap isolasi Covid-19 di RS Bethesda penuh. Selain itu di IGD juga masih ada antrean pasien yang belum bisa masuk ruangan. "Ini menyebabkan load pekerjaan petugas rumah sakit menjadi tinggi," tuturnya.
"Peningkatan jumlah pasien akan meningkatkan jumlah kebutuhan alat bantu pernapasan. Karena jumlah yang ada tidak seimbang dengan penambahan jumlah pasien. Sehingga penggunaannya harus antri. Load kerja yang tinggi ini akan otomatis meningkatkan kebutuhan logistik untuk keamanan petugas," jelas Adhiyanto.
Oleh karena itu menurut Adhiyanto rumah sakit memerlukan sejumlah bantuan seperti berbagai APD, mulai dari hazmat standar, masker bedah, shoes cover, masker N95, baju kerja area covid, dan apron plastik. Selain itu diperlukan pula bantuan nutrisi terutama susu dan multivitamin.
Dari peralatan lainnya rumah sakit juga membutuhkam bantuan alat HNFC dan dukungan portable HEPA Filter serta sarana pendukukung ruang bertekanan negatif. Sejumlah bantuan dari pemerintah diakui Adhiyanto memang telah sampai di rumah sakit. "Yang terbaru bantuan ventilator dari BNPB," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sleman menyiapkan anggaran dan memantau pasokan air di 17 kapanewon untuk menghadapi potensi kekeringan musim kemarau.
Puslabfor Bareskrim Polri menemukan 30 item senjata, amunisi, dan sparepart saat olah TKP sekolah di Pondok Pinang, Jakarta Selatan.
Bapanas memperketat pengawasan 40 merek beras fortifikasi di ritel modern. Lebih dari 100 sampel diuji dan izin edar bisa dicabut jika melanggar.
Penahanan Ngadiman, Lurah Garongan nonaktif, ditangguhkan karena alasan kesehatan. Polisi mempercepat pemberkasan untuk dilimpahkan ke Kejari Kulonprogo.
KSPN menyiapkan aksi buruh di DPR dan Istana pada akhir Agustus atau September 2026 dengan membawa lima tuntutan UU Ketenagakerjaan baru.
Presiden Prabowo dijadwalkan membuka Muktamar ke-35 NU di Jombang pada 27 Agustus 2026. Kehadirannya diperkirakan memicu peningkatan mobilitas warga.