Jembatan Tua Kewek Dibongkar Mei, Diganti Struktur Baru
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Foto Ilustrasi sejumlah siswa mengikuti pembelajaran di sekolah. /ANTARA FOTO-Syifa Yulinnas.\n
Harianjogja.com, JOGJA--Melihat perkembangan kondisi covid-19 di DIY saat ini serta masih akan diperpanjangnya Pengetatan Secara Terbatas Kegiatan Masyarakat (PSTKM), Pemda DIY memastikan pembelajaran tatap muka belum bisa dimulai pada Februari mendatang.
Sekda DIY, Kadarmanta Baskara Aji, menuturkan sesuai Surat Edaran Gubernur DIY No. 12/SE/XII/2020 tentang Kebijakan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di DIY, pembelajaran tatap muka baru akan dimulai jika kondisi covid-19 di DIY membaik.
BACA JUGA : Januari 2021 Belum Ada Sekolah Tatap Muka di Sleman
Ia menegaskan dalam SE tersebut disebutkan Februari bisa dimulai pembelajaran tatap muka sebagai waktu paling cepat, dengan catatan kondisi sudah kondusif. “Kemarin di surat edaran kami menyebutkan kalau paling cepat Februari, kalau semua baik-baik saja,” ujarnya, Minggu (24/1/2021).
Menindaklanjuti hal ini, pihaknya meminta Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY untuk membuat surat edaran kepada sekolah agar menunda pembelajaran tatap muka. “Agar asmpaikan surat edaran ke sekolah bahwa pembelajaran tatap muka ditunda. Kita tunggu situasinya membaik,” kata dia.
BACA JUGA : 10 Sekolah di Jogja Jadi Contoh Pembelajaran Tatap Muka
Kepala Disdikpora DIY, Didik Wardaya, menjelaskan pembelajaran tatap muka belum bisa dimulai selama situasi covid-19 belum kondusif. “Sekolah tatap muka paling cepat Februari, tapi karena ada kebijakan PSTKM tentunya kami menyesuaikan,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan sebelum adanya PSTKM, pihaknya sudah menunjuk 10 sekolah yakni SMA dan SMK dari lima kabupaten-kota untuk menjadi sekolah percontohan dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka secara terbatas.
“Bila hasil uji coba memuaskan, seluruh sekolah tersebut diharapkan menjadi percontohan bagi sekolah sederajat lainnya. Beberapa sekolah ada yang sudah presentasi, jika berdasarkan hasil penilaian dianggap belum siap langsung digantikan sekolah lainnya,” katanya.
BACA JUGA : Mulai Februari, Sleman Gelar Sekolah Tatap Muka
Namun karena pemerintah pusat menginstruksikan PSTKM pada pertengahan Januari dan diperpanjang hingga Februari mendatang, uji coba sekolah eprcontohan ini pun belum bisa dilakukan. Selama PSTKM, semua sekolah tetap belajar jarak jauh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Konsep halal tidak cukup dipahami sebatas label pada kemasan produk. Kehalalan harus dibangun dari niat dan kesadaran pelaku usaha.
Taeyang BIGBANG merilis album Quintessence setelah 9 tahun, berisi 10 lagu dan kolaborasi global lintas musisi.
xAI meluncurkan Grok Build, AI coding berbasis terminal untuk saingi Claude Code dengan fitur plan mode dan sub-agent.
Polresta Sleman bentuk tim khusus untuk selidiki kasus 11 bayi di Pakem, termasuk dugaan adopsi ilegal dan TPPO.
Grand Rohan Jogja kembali menghadirkan ruang apresiasi seni melalui pameran seni lukis bertajuk “The Beauty of Color”. Pameran ini resmi dibuka Senin (18/5)