MLSC Jogja 2026 Jadi Panggung Bibit Sepak Bola Putri Menuju Timnas
MilkLife Soccer Challenge Yogyakarta 2026 diikuti 1.294 atlet. Satoru Mochizuki melihat peluang lahirnya bibit timnas dari turnamen usia dini.
Foto Ilustrasi pelajar melakukan pembelajaran secara luring /ANTARA FOTO-Syifa Yulinnas.\n
Harianjogja.com, SLEMAN--Pembelajaran secara tatap muka (offline) untuk jenjang sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di wilayah Sleman akan dimulai pada Februari 2021 mendatang. Siswa yang mengikuti sekolah tatap muka harus mendapatkan persetujuan dari orang tua.
Bupati Sleman Sri Purnomo mengatakan Pemkab Sleman mengambil kebijakan untuk menggelar sekolah tatap muka pada Senin, 1 Februari 2021. Penerapannya sesuai dengan protokol kesehatan. Saat ini, katanya, sekolah diminta untuk menyiapkan segala sarana dan prasarana penunjang pembelajaran tatap muka.
BACA JUGA : Januari 2021 Belum Ada Sekolah Tatap Muka di Sleman
"Pelaksanaannya serentak, baik untuk SD maupun SMP. Untuk PAUD dan TK masih belum," kata Sri, Senin (4/1/2020).
Skemanya, lanjut Sri, sekolah harus menerapkan Cita Mas Jajar (cuci tangan dengan sabun, memakai masker, dan jaga jarak). Hal itu menjadi kunci untuk pencegahan penyebaran Covid-19.
"Tempat duduknya harus berjarak, mencuci tangan dengan sabun dan wajib memakai masker. Jadi sekolah harus memenuhi Cita Mas Jajar itu dulu," katanya.
Syaratnya, kata Sri, siswa yang mengikuti sekolah tatap muka harus mendapatkan persetujuan orang tua. Jika orang tua tidak menyetujui, kata Sri, maka sekolah tetap harus memberikan layanan pendidikan secara daring (online).
BACA JUGA : Kasus Covid-19 Melonjak, Pembelajaran Tatap Muka di Kota
"Kalau ada orangtua siswa yang tidak setuju, dua orang misalnya, maka sekolah tetap melayani pembelajaran online. Tidak boleh ditinggal. Dari 100 siswa yang setuju dua orang, ya tetap dilayani," kata Sri.
Kepala Dinas Pendidikan Sleman, Ery Widaryana mengatakan Januari ini seluruh sekolah diminta menyiapkan segala sarana dan prasarana sebelum menerapkan pembelajaran tatap muka. Meskipun Disdik sudah menyampaikan persiapan tersebut sejak November lalu termasuk meminta persetujuan kepada orang tua.
"Sudah banyak orang tua yang setuju. Ini contohnya,"ujar Ery.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
MilkLife Soccer Challenge Yogyakarta 2026 diikuti 1.294 atlet. Satoru Mochizuki melihat peluang lahirnya bibit timnas dari turnamen usia dini.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Rabu 23 September 2026 tersedia 10 perjalanan, lengkap dengan jam keberangkatan kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA Rabu 23 September 2026 tersedia 24 perjalanan YIA-Tugu dan sebaliknya, mulai dini hari hingga malam.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 23 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 23 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Dana pendidikan gratis Rp93,7 triliun masih berupa hitungan awal. Mendiktisaintek akan membahasnya bersama Kemenkeu dan Danantara.