ACT dan Pelajar se-Kulonprogo Gelar Aksi Kemanusiaan untuk Kalimantan Selatan dan Sulawesi Barat

ACT bergerak bersama MRI Kulon Progo dan Pelajar se-Kulonprogo mengadakan aksi kemanusiaan untuk mengajak masyarakat membantu para penyintas bencana melalui program Kapal Kemanusiaan, Minggu (24/1/2021) - Ist/ACT
25 Januari 2021 10:37 WIB Media Digital Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJa - Mengawali 2021, Indonesia dihadapkan dengan bencana banjir Kalimantan Selatan yang menenggelamkan ribuan rumah dan gempa Sulawesi Barat yang mengharuskan lebih dari 75.000 warga mengungsi dan puluhan jiwa meninggal dunia.

Untuk membantu saudara-saudara yang terkena bencana, ACT akan mengirimkan Kapal Kemanusiaan untuk Kalimantan Selatan dan Sulawesi Barat. Kapal Kemanusiaan ini akan membawa ribuan ton bantuan logistik dan akan diberangkatkan pada hari Rabu (27/1/2021).

Hari Minggu (24/1/2021) ACT bergerak bersama MRI Kulon Progo dan Pelajar se-Kulonprogo mengadakan aksi kemanusiaan untuk mengajak masyarakat membantu para penyintas bencana melalui program Kapal Kemanusiaan. Aksi kemanusiaan ini diadakan serentak di tiga titik yaitu Proliman Patung Kuda Wates, Perempatan Kampus UNY, dan Tugu Pensil. Rio selaku Koordinator aksi kemanusiaan menyampaikan,

“Tujuan utama adanya aksi kemanusiaan ini tentu untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan di Kalimantan Selatan dan Sumatera Barat. Karena duka saudara berarti duka sebangsa. Selain itu, adanya aksi kemanusiaan ini juga mempererat solidaritas pelajar dan pemuda di Kulonprogo,”

Selain mengadakan aksi kemanusiaan, ACT juga membuka posko kemanusiaan di Kecamatan Pengasih (1 posko), Panjatan (1 posko), Sentolo (1 posko), Wates (1 posko), dan Lendah (3 posko). ACT bergerak bersama para relawan di masing-masing kecamatan untuk mengadakan posko kemanusiaan ini.

“Posko kemanusiaan ini bertujuan untuk memudahkan masyarakat Kulonprogo dalam memberikan bantuan. Karena tidak semua masyarakat mudah aksesnya untuk memberikan bantuannya langsung ke Kantor Aksi Cepat Tanggap di Wates, jadi kita buka posko kemanusiaan di masing-masing kecamatan. Rencana kedepannya akan ada posko kemanusiaan tidak hanya 1 kecamatan 1 posko, tapi di masing-masing desa.”, kata Resa Gustanto selaku Kepala Marketing ACT Kulonprogo. (ADV)