DIY Resmi Perpanjang PTKM, Jam Operasional Usaha Lebih Longgar

Pedagang di kawasan Alun-alun Kidul (Alkid) sedang menutup tempat usahanya pada Kamis (14/1/2021) sekitar pukul 19.30 WIB. - Harian Jogja/Sirojul Khafid\\r\\n
25 Januari 2021 15:57 WIB Lugas Subarkah Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Pemda DIY akan memperpanjang Pengetatan Secara Terbatas Kegiatan Masyarakat (PTKM) surat terbitnya surat dari Kementerian Dalam Negeri tentang perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sampai dengan 8 Februari. 

Secara umum, perpanjangan PTKM hampir sama dengan PTKM sebelumnya, yang berbeda hanya pada jam operasional tempat usaha diperpanjang satu jam, sampai pukul 20.00 WIB.

“Ada beberapa perubahan misal yang semual jam 19.00 WIB jadi jam 20.00 WIB. Ada waktu lebih panjang untuk pelaku ekonomi berusaha di malam hari. Jam buka instruksinya mengatakan begitu, dari pusat. Tidak dikemukakan alasannya,” kata Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji, Senin (25/1/2021).

Menurut dia, penularan Covid-19 di DIY tidak hanya terjadi di tempat umum tapi juga di lingkungan keluarga dan tetangga.

“Kalau PTKM hanya mengandalkan [pembatasan] kerumunan tempat umum, keluarga kan tidak masuk operasi [penegakan] di situ. Maka perlu kesadaran, dengan saudara dan serumah pun harus teliti. Kalau ada tanda-tanda harus segera tes. Hubungi puskesmas setempat,” katanya.

Dia meminta pemerintah kabupaten, kota, dan puskesmas untuk sosialisasi pengetatan pengawasan isolasi mandiri di tingkat dukuh, RT dan RW.

Selain itu ia juga telah berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota untuk mengaktifkan kembali posko covid-19 di tingkat desa. “Kami akan buat SE khusus ke kabupaten-kota. Posko bisa untuk skrining orang yang datang dari luar sekaligus lembaga yang mengingatkan masyarakat untuk menjaga protokol kesehatan,” ujarnya.