Truk dan Bus Sinar Jaya Kecelakaan di Tol Solo-Ngawi, Sopir Tewas
Kecelakaan truk tronton dan bus Sinar Jaya terjadi di Tol Solo-Ngawi KM 498+800 Boyolali, Senin sore. Sopir truk dilaporkan meninggal dunia.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA - Dalam rangka perpanjangan masa Pembelakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat [PPKM], Satuan Polisi Pamong Praja Daerah Istimewa Yogyakarta [Satpol PP DIY] akan mengamankan Kartu Tanda Penduduk [KTP] bagi para pelanggar protokol kesehatan [prokes].
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Satpol PP DIY, Noviar Rahmad kepada Harian Jogja, Selasa (26/1/2021).
“KTP atau tanda pengenal bukan disita, tapi diamankan selama 1 x 24 jam. Kemudian [pelanggar prokes] diminta datang ke kantor Satpol PP DIY untuk menerima pembinaan secara langsung,” katanya.
Menurut pantauannya, masih banyak warga DIY yang tidak mengenakan masker ataupun menjaga jarak di tempat publik. Sanksi sosial dengan menyapu jalanan pun tak cukup ampuh membangun kedisiplinan dan kepatuhan. Akibatnya, kata Noviar, dua pekan pelaksanaan PPKM tak cukup ampuh meredam pertambahan kasus baru Covid – 19. “Yang ada justru semakin meningkat,” katanya.
Noviar melanjutkan, Pemprov DIY tak menerapkan sanksi pelanggaran prokes berupa denda. Maka demikian, sanksi berupa pengamanan KTP diambil sebagai tindaklanjut dari wacana perpanjangan masa PPKM di DIY.
“Mulai hari ini anggota kami yang mendatangi pasar dan tempat keramaian. Bagi yang tidak memakai masker, langsung kami minta KTP-nya. Kemudian kita minta yang bersangkutan datang ke kantor Satpol PP DIY pada hari berikutnya untuk pembinaan sekaligus mengambil KTP atau tanda pengenal,” ucapnya.
Disinggung soal pembinaan, Noviar menerangkan, pelanggar akan diberitahu gambaran mengenai penanganan Covid – 19 di DIY. Mulai dari tingginya angka pertumbuhan kasus Covid – 19 hingga kapasitas rumah sakit yang semakin menipis. Selain itu, pelanggar prokes juga akan diminta membuat surat pernyataan.
“Ini yang perlu kita sadarkan bahwa prokes ini penting. [Sanksi] ini diharapkan bisa menimbulkan efek jera karena mereka harus direpotkan datang ke kantor Satpol PP DIY. Kalau selama ini kan hanya operasi selesai ya selesai,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, Satpol PP DIY menyiapkan enam regu pelaksana yang terbagi berdasarkan waktu dan sasaran operasi. Bukan hanya pasar, rumah makan atau tempat keramaian saja yang jadi sasaran. Perkantoran yang kini tengah melaksanakan work from home tak luput dari pengawasan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kecelakaan truk tronton dan bus Sinar Jaya terjadi di Tol Solo-Ngawi KM 498+800 Boyolali, Senin sore. Sopir truk dilaporkan meninggal dunia.
Kelurahan Terban Jogja menggelar penyuluhan KUHP dan KUHAP sekaligus mengenalkan pidana kerja sosial sebagai alternatif pemidanaan.
Rekrutmen CPNS dan PPPK Gunungkidul 2026 belum dipastikan. Pemkab mengajukan 370 formasi, tetapi masih menunggu keputusan pusat.
Simak informasi SIM Keliling Bantul November 2026, jadwal layanan di Manding, syarat perpanjangan, dan biaya SIM A serta SIM C.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 2 November 2026 tersedia 15 kali keberangkatan. Simak jadwal 13 stasiun dan tarif Rp8.000.
SIM Keliling Polda DIY beroperasi selama November 2026 di sejumlah lokasi. Simak jadwal, persyaratan, dan biaya perpanjangan SIM A serta C.