Lulusan SMK Diberi Kesempatan Kerja di PDAM Kulonprogo

Dirut PDAM Tirta Binangun, Jumantoro (dua dari kiri) dan Kepala SMK N 2 Pengasih, Sumarno, saat menandatangani MoU di Komplek SMK N 2 Pengasih, Kapanewon Pengasih, Kulonprogo, Selasa (26/1/2021). - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara.
27 Januari 2021 07:57 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO--Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Binangun Kulonprogo membuka peluang bagi lulusan SMK N 2 Pengasih, untuk berkiprah di perusahaan tersebut. Hal ini menyusul adanya kerjasama antara PDAM dengan pihak sekolah terkait penyediaan Sumber Daya Manusia (SDM).

Kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan MoU antara Dirut PDAM Tirta Binangun, Jumantoro dan Kepala SMK N 2 Pengasih, Sumarno, di Komplek SMK N 2 Pengasih, Kapanewon Pengasih, Kulonprogo, Selasa (26/1/2021).

BACA JUGA : PDAM Kulonprogo Akan Bangun Sumur Bor di YIA 

"Dengan kerjasama ini kami mengajak SMK N 2 Pengasih mampu menyediakan SDM yang dibutuhkan PDAM untuk menjawab tantangan kebutuhan SDM yang berkualitas dan profesional di masa mendatang," kata, Jumantoro.

Dipilihnya SMK N 2 Pengasih dalam kerjasama ini bukan tanpa alasan. Sekolah yang sudah beroperasi sejak 1970 itu dinilai telah menghasilkan ribuan lulusan yang berkualitas. Tak sedikit dari alumni yang berhasil meraih sukses sesuai bidangnya. Hal itu tak lepas dari pola pembelajaran yang baik. Adapun SMK N 2 Pengasih memiliki, 10 Jurusan, 42 Kelas, 1.385 siswa dan 169 Guru.

MoU ini juga menyangkut soal penyediaanan program pembelajaran bagi siswa SMK N 2 Pengasih. Misalnya pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan dan Teaching Industri. "Kami juga menyediakan suku cadang yang bisa jadi media pembelajaran di sini, sehingga MoU ini bermanfaat bagi kami dan pihak sekolah," ucap Jumantoto.

BACA JUGA : Pelanggan A2 PDAM Kulonprogo Peroleh Keringanan

Kepala SMK N 2 Pengasih, Sumarno, menyambut baik kerjasama ini karena bisa memacu pihaknya untuk meningkatkan kinerja sehingga dapat menghasilkan lulusan yang berkualitas. "Harapan kami kinerja sekolah meningkat, dan kualitas lulusan juga meningkat. Dengan begitu bisa menyiapkan SDM yang dibutuhkan PDAM," ujarnya.

Sementara itu Kepala Balai Pendidikan Menengah Kulonprogo, Rudy Prakanto, yang hadir dalam penandatanganan MoU itu mendukung penuh adanya kerjasama antara PDAM dan SMK N 2 Pengasih. Diharapkan langkah ini bisa ditiru sekolah-sekolah lain agar lulusannya bisa mudah terserap di dunia kerja.

"Karena sehebat apapun sekolah itu, kalau lulusannya tidak bisa diserap di dunia kerja menjadi satu kesia-siaan," ucapnya.