Grebeg UMKM 2026 Jogja Dibuka, 260 UMKM Tampil
Grebeg UMKM X DJAMUAN 2026 di Jogja dorong digitalisasi QRIS dan penguatan 260 UMKM lokal.
Sekda Sleman Harda Kiswaya bersama Kepala BPJamsostek Cabang Jogja Asri Basri menyerahkan santuan secara simbolis kepada ahli waris, Jumat (29/1/2021) di ruang Sekda Sleman.
Harianjogja.com, SLEMAN- Untuk melindungi para pekerja khususnya kelompok rentan di berbagai sektor, Pemkab Sleman akan mendorong pelaku usaha di semua sektor untuk ikut mendukung capaian coverage kepesertaan BPJamsostek di Sleman.
Sekda Sleman Harda Kiswaya mengatakan selama ini banyak pekerja yang menerima manfaat layanan BPJamsostek ini. Pemkab akan terus mendorong agar para pekerja di Sleman mendapatkan layanan jaminan sosial ketenagakerjaan tersebut. "Kami sangat berharap kami bisa terus bekerjasama dengan BPJamsostek untuk optimalisasi kepesertaan dan layanan jaminan sosial," kata Harda usai menyerahkan secara simbolis santunan kematian dan jaminan hari tua peserta BPJamsostek, Jumat (29/1/2021).
Pemkab Sleman pun sudah menandatangani MoU dengan BPJamsostek terkait optimalisasi kepesertaan dan layanan jaminan sosial. Meliputi sosialisasi kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan, pembinaan kepada pemberi kerja kepesertaan jaminan sosial Ketenagakerjaan, akses data dan informasi program jaminan sosial ketenagakerjaan. "Ini salah satu bentuk keseriusan Pemkab dalam mengantisipasi resiko-resiko yang dialami tenaga kerja," ujar Harda.
Baca juga: Sultan Sebut Kondisi Penerima Vaksin Covid-19 di DIY Tak Ada yang Sakit
Dia berharap agar seluruh perusahaan dan pemberi kerja mendaftarkan pekerjanya dalam program BPJamsostek. Sebab dengan menjadi peserta, risiko kesehatan, risiko kecelakaan kerja hingga risiko kematian bisa ditanggung dengan jaminan sosial. "Untuk PLH di Sleman seluruhnya sudah terdaftar sebagai peserta. Begitu juga dengan aparat pemerintah di kalurahan," katanya.
Sekadar diketahui, Alokasi Dana Desa Pemkab Sleman untuk tahun ini sudah memasukkan anggaran iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi 86 kalurahan.
Total iuran BPJamsostek yang dialokasikan sebesar Rp4 miliar. "Kami juga akan terus mendorong kalurahan untuk ikut menyukseskan program ini. Kami juga masih terus menganalisa kemampuan keuangan untuk program ini agar semua pekerja bisa nyaman," katanya.
Secara bersamaan dilakukan penyerahan santunan jaminan kematian dan Jaminan Hari Tua sebesar Rp44,7 juta kepada keluarga ahli waris Muslih dan Rp44,8 juta untuk ahli waris Suyanto serta JHT untuk Amri Rohmatini sebesar Rp20,2 juta.
Baca juga: Setelah Bergejolak, Aktivitas Merapi Terkini Menurun
Kepala BPJamsostek Cabang Jogja Asri Basri mengatakan kerja sama dengan Pemkab Sleman juga bertujuan untuk mendukung capaian coverage kepesertaan menyeluruh kepada tenaga kerja di Sleman. Kesepakatan ini mendukung capaian coverage menyeluruh, dan diharapkan manfaat kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan dapat segera dirasakan oleh pekerja di Sleman.
"Dalam waktu dekat juga akan dilakukan pendaftaran kepesertaan di masing-masing kalurahan. Ini tentu support yang baik yang dilakukan oleh Pemkab Sleman," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Grebeg UMKM X DJAMUAN 2026 di Jogja dorong digitalisasi QRIS dan penguatan 260 UMKM lokal.
Kemenpar dorong wisata wellness sebagai strategi baru pariwisata Indonesia. Pasar global mencapai US$6,8 triliun dan terus tumbuh.
Wacana reaktivasi Bandara Adi Sucipto memicu pro-kontra di Kulonprogo. Bupati optimistis, PHRI khawatir dampak ke YIA dan hotel.
Harga pangan nasional naik, cabai rawit Rp75.700/kg dan telur ayam Rp30.400/kg. Simak daftar lengkap harga sembako terbaru PIHPS BI.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri24 kompak naik di Pegadaian 6 Juni 2026. Simak daftar lengkap harga per gram terbaru.
Ahli gizi jelaskan cara memilih susu formula anak, proses produksi, dan pentingnya kualitas gizi untuk tumbuh kembang optimal.