Meningkat Tajam, 106 Pasien Covid-19 Kota Jogja Meninggal dalam 2 Bulan Terakhir

Ilustrasi. - Reuters
02 Februari 2021 22:47 WIB Catur Dwi Janati Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA- Meningkatnya angka kematian kasus Covid-19 di Kota Jogja pada dua bulan terakhir cukup mengkhawatirkan. Akumulasi jumlah kasus Covid-19 meninggal dunia pada Desember dan Januari lebih dari separuh dari total kasus Covid-19 meninggal di Kota Jogja.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Jogja, Emma Rahmi menyampaikan jika kasus Covid-19 meninggal dunia pada Desember dan Januari memang meningkat dibanding dari bulan-bulan sebelumnya. Diterangkan Emma, pada Desember terdapat 45 kasus meninggal dunia, sedangkan pada Januari terdapat 61 kasus Covid-19 di Kota Jogja meninggal dunia.

"Ada peningkatan di bulan Desember dan Januari ini di banding bulan-bulan sebelumnya. Desember 2020, 45 [kasus meninggal], Januari 2021, 61 [kasus meninggal]," jelasnya pada Selasa (2/2/2021).

Baca juga: Sempat Batuk dan Diare, Anak Bupati Sleman Positif Covid-19

Bila dijumlah total pasien Covid-19 yang meninggal dunia pada rentang Desember dan Januari mencapai 106 kasus. Padahal total akumulasi pasien Covid-19 selama pandemi di Kota Jogja hingga Selasa (2/2/2021) sebanyak 170 jiwa. Dari fakta tersebut, diketahui kasus kematian pasien Covid-19 pada Desember - Januari menyumbang 62,35 persen dari angka kematian Covid-19 di Kota Jogja selama pandemi berlangsung.

Emma menuturkan jika peningkatan angka kematian yang terjadi muncul karena angka kasus konfirmasi positif Covid-19 yang meningkat. "Ya karena peningkatan kasus, mungkin juga virusnya semakin ganas. Tetapi belum ada penelitiannya," ujarnya.

Baca juga: DIY Tambah 226 Positif Covid-19, 271 Sembuh dan 6 Meninggal

Strategi untuk tekan angka kematian menurut Emma dapat dilakukan dengan upaya pencegahan yang lebih baik. Angka kematian yang tidak banyak dapat membuat angka kematian berkurang.

"Ya mestinya pencegahan yang harus lebih ditingkatkan, sehingga kasus Covid-19 tidak banyak atau terkendali dan kematian karena Covid-19 bisa berkurang. Pencegahan dengan penerapan prokes 5M secara konsisten dan penegakan aturan dalam pelaksanaan PTKM, pelaksanaan Vaksinasi Covid-19," tandasnya.