Sebentar Lagi Jadi Bupati Sleman, Kustini: Berbah adalah Mutiara yang Menunggu Dipoles

Sejumlah anggota komunitas penggerak lingkungan melakukan kegiatan bersih-bersih di objek wisata Lava Bantal, Berbah, Jumat (7/9 - 2018). Harian Jogja/Bernadheta Dian Saraswati
04 Februari 2021 15:57 WIB Bernadheta Dian Saraswati Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN - Kabupaten Sleman memiliki banyak objek wisata alam yang belum banyak dikenal orang. Padahal keindahannya tak kalah dengan objek wisata besar lainnya di luar Jawa.

Kustini Sri Purnomo, sebagai perempuan pemenang Pilkada Sleman 2020 pun mengakuinya. Bahkan khusus objek wisata tersembunyi di wilayah Sleman timur, yakni Kapanewon Berbah, disebutnya sebagai mutiara.

Kemarin, Rabu (3/2/2021), istri dari Bupati Sleman saat ini, Sri Purnomo itu tampak mengunggah sebuah postingan di akun Instagramnya @kustinisripurnomo. Di situ ia mengunggah pemandangan alam yang ditawarkan di Objek WIsata Lava Bantal, Berbah Sleman.

Mutiara Yang Menunggu Dipoles. Begitu ia memberikan judul pada tulisannya.

Menurut Kustini, judul tersebut cukup jelas untuk menggambarkan Kapanewon Berbah sebagai wilayah yang memiliki keunggulan layaknya sebuah mutiara. Salah satunya tempat wisata yang masih terpendam dan menunggu polesan agar memiliki nilai tambah.

"Beberapa waktu kesempatan berkunjung ke daerah timur Sleman ini, saya menemukan sejumlah wisata mulai dari budaya hingga alam. Bentangan area persawahan yang luas dan hijau, terlihat padu menyatu dengan eksotisme dan estetika wisata sekitar." tulisnya dikutip Harianjogja.com, Kamis (4/2/2021).

Ia memberikan contoh Lava Bantal yang disebut memiliki kontribusi terbentuknya pulau Jawa. Proses pembekuan tertahan oleh tekanan hidrostatis yang membentuk batuan lonjong tak beraturan. Ciri fisik batuan ini berwarna hitam, keras, dan bertekstur tidak beraturan.

Wisata alam berikutnya yang ia sebutkan adalah Goa Jepang dan Goa Sentono. Terkhusus Goa Jepang disebut-sebut dulunya sebagai tempat penyimpanan senjata dan bom.

Selanjutnya wisata budaya yang sudah dikenal Candi Klodangan dan Candi Abang. Klondangan dulunya digunakan sebagai pemandian. Dan Candi Abang yang sering disebut rumah teletubbies yang terbuat dari bata merah.

Wisata budaya lainnya ada di Masjid Sulthoni Wotgaleh yang didekatnya terdapat makam Pangeran Purbaya atau Wotgaleh. Masjid ini masih dimanfaatkan masyarakat menjalankan tradisi membawa hasil bumi yang kemudian dibagi-bagikan.

"Selain wisata, masih banyak potensi lain seperti industri keatif yang juga bisa dikembangkan. Saya percaya, ini semua hanya menunggu waktu agar mutiara di Kapanewon Berbah ini bisa berkilau," tutupnya.

Seperti diketahui, Kustini bersama Danang Maharsa adalah pasangan calon Bupati-Wakil Bupati Sleman terpilih. Tak akan lama lagi, keduanya akan menjadi orang nomor 1 di Sleman sebagai pucuk pimpinan pemerintahan Bumi Sembada ini. Kustini akan menggantikan posisi suaminya,Bupati Sri Purnomo yang akan mengakhiri tugasnya pada 17 Februari mendatang.

Warganet yang membaca postingan itu pun ikut berkomentar. 

"Di Kalasan juga banyak destinasi wisata alam yang belum di poles Bu @kustinisripurnomo ??," tulis @umbulkalasan. 

"tambah satu aset pariwisata di sleman, smg bisa mendongkrak ekonomi ? tinggal di permoi bu ... nanti diresmikan saya salah satu pengunjungnya ??," timpal @handayani260956. 

"Trimskasih bu .ini tambah ilmu pengetahuan buat cerita ke anak2," tulis @berkah_jahit_99. 

Sumber : Instagram