Hargai Kebijakan Ganjar, Sri Purnomo Persilakan Pelaku Wisata Tetap Beroperasi

Bupati Sleman Sri Purnomo. - Harian Jogja/Abdul Hamid Razak
06 Februari 2021 06:27 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN- Bupati Sleman Sri Purnomo tidak mempermasalahkan kebijakan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo agar masyarakat Jawa Tengah di rumah saja selama Sabtu (6/2/2021) dan Minggu (7/2/2021). Sri menghargai keputusan tersebut.

"Kami hargai kebijakan provinsi lain. Tetapi kami sebenarnya, selama menjalani PTKM tren kasus terus menurun. Memang awal PTKM banyak pelanggaran. Itu menunjukkan adanya pergerakan ekonomi di masyarakat," kata Sri, Jumat (5/2/2021).

Baca juga: Mulai 6 Januari 2021, Tes dengan GeNose C19 Hanya ada di 2 Stasiun Saja

Dia berharap agar penularan kasus di Sleman terus menurun. Sri tetap mempersilahkan pelaku usaha untuk tetap beroperasi sesuai ketentuan yang berlaku dan menerapkan protokol kesehatan. "Tetap semangat dan optimistis serta kreatif dalam menjalankan usaha di tengah pandemi Covid-19 ini," kata Sri.

Hal senada disampaikan Ketua PHRI Slemam Joko Paromo. Menurutnya, kreativitas seluruh pelaku usaha dibutuhkan agar tetap bisa eksis. "Untuk hotel bintang di Sleman hanya ada satu hotel yang tutup sudah empat bulan ini. Untuk bertahan tentu membutuhkan kreativitas. Saya yakin selama ada yang jual akan ada pembelinya," kata Joko.

Dia berharap agar pembatasan kegiatan masyarakat tidak diperpanjang. Alasannya, sektor perhotelan selama ini sudah menerapkan protokol kesehatan dengan baik. "Saya dapat kabar dari teman-teman sudah mulai ada korporat yang booking pada April Mei nanti. Jadi kami harap PSBB tidak diperpanjang," katanya.

Baca juga: Gerakan Jateng di Rumah Aja Bakal Berimbas ke Jogja

Terpisah, Humas PT Taman Wisata Candi Borobudur Prambanan dan Ratu Boko Mildiana Widi mengatakan objek wisata Prambanan dan Ratu Boko tetap beroperasi seperti biasanya pada akhir pekan ini. Untuk alur kunjungan pun tidak ada perubahan karena tidak ada perubahan spesifik pada operasional terkait imbauan dari Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

"Untuk Prambanan dan Ratu Boko tetap buka, namun tetap dengan pemberlakuan jam operasional dan penerapan protokol kesehatan yang ketat,"katanya.