Pantai Glagah Sepi Saat Penerapan Jateng di Rumah Saja

ondisi Pantai Glagah, di Kapanewon Temon, Kulonprogo yang sepi pada Minggu (7/2/2021). - Ist/SRI V Kulonprogo.
08 Februari 2021 09:57 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO--Program Jateng di Rumah Saja turut mempengaruhi tingkat kunjungan wisata di Kulonprogo. Pantai Glagah di Kapanewon Temon misalnya, destinasi yang setiap akhir pekan ramai dikunjungi wisatawan, terutama asal Jateng ini lengang sejak kebijakan itu diberlakukan.

Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah V Kulonprogo, Aris Widiatmoko mengatakan kondisi Pantai Glagah, pada Minggu (7/2/2021) atau hari kedua pelaksanaan Jateng di Rumah Saja, terpantau sepi.

"Dari hasil pengamatan, siang ini terpantau sepi," kata Aris, kepada Harianjogja.com, Minggu siang.

BACA : Jateng di Rumah aja, Bagaimana dengan Jogja?

Aris menerangkan dari pendataan TPR Glagah, jumlah pengunjung hingga siang ini baru sekitar 1.300-an orang. Jumlah itu turun signifikan dibandingkan hari-hari sebelumnya yang bisa mencapai lebih dari 3.000 kunjungan.

Menurut Aris, pengunjung yang datang ke Pantai Glagah pada hari ini rata-rata adalah warga lokal. Hal itu terlihat dari plat nomor kendaraan yang digunakan pengunjung. Sementara untuk pengunjung luar daerah, terutama Jateng, bisa dihitung dengan jari. Padahal kata Aris, wisatawan asal Jateng menyumbang jumlah kunjungan cukup banyak di Glagah.

"Wah biasanya kalau yang dari Jateng apalagi plat AA seperti Magelang, Wonosobo dan sekitarnya itu banyak ke sini setiap akhir pekan, tapi hari ini cuma terlihat satu dua aja, selebihnya warga lokal Kulonprogo dan beberapa daerah di DIY," ujarnya.

BACA JUGA : Jateng di Rumah Saja Berimbas ke Jogja, Begini Kata Pelaku Wisata

Seperti diketahui program Jateng di Rumah Saja merupakan kebijakan Pemda Jawa Tengah dalam rangka memperketat pelaksanaan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Program ini berlangsung selama dua hari yaitu pada 6-7 Februari 2021.