Pesan untuk Bupati Baru di DIY, Pengamat Politik UGM: Janji yang Ndakik-Ndakik Direalisasikan

Foto ilustrasi. - Ist/Freepik
17 Februari 2021 21:07 WIB Lajeng Padmaratri Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Pengamat Politik dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Mada Sukmajati menekankan pemimpin baru di tiga daerah di DIY perlu retrospektif dan prospektif terhadap problem yang masih ada di daerah. Setelah dilantik nantinya, mereka harus segera merealisasikan janji-janji yang telah disampaikan kepada masyarakat selama pandemi.

"Tentunya mereka sudah punya rancangan program, setelah dilantik ya segera dijalankan untuk membuat gebrakan trobosan, inovasi, solusi-solusi konkret terkait dengan realisasi atas janji mereka," tutur Mada kepada Harianjogja.com, Rabu (16/2/2021).

Menurutnya, pemimpin baru di tiga daerah itu nantinya perlu retrospektif yaitu melihat ke belakang pada masa kepemimpinan sebelumnya. Terutama terkait dengan problem yang masih mungkin dihadapi dalam sektor yang mendasar, seperti pelayanan publik, kesehatan, pendidikan, dan aspek mendasar lainnya.

BACA JUGA: Menghindari Gundukan Pasir di Jalan Wates, Pemotor Justru Tewas Tertabrak Mobil

Selain itu, poin penting kepemimpinan mendatang juga tentunya harus fokus pada penanganan pandemi yang masih menghantui sekaligus mendorong upaya-upaya agar masyarakat bisa keluar dari resesi ekonomi sebagai dampak dari pandemi ini.

"Fokus ke dua hal saja itu untuk prospektif yang ke depan yang harus dilakukan, nggak usah muluk-muluk," sambungnya.

Mada menegaskan bupati baru nantinya harus bisa memadukan evaluasi dari kepemimpinan terdahulu sambil fokus pada kemungkinan yang akan terjadi ke depan. "Jadi arahnya seperti itu saja dan akan sangat terkait dengan visi misi program yang sudah dijanjikan ketika mereka kampanye dahulu. Sekarang rakyat perlu segera merasakan bukti realisasi dari janji-janji kampanye," terangnya.

Ia juga mengingatkan pemimpin baru jika sudah dilantik nanti untuk segera membuat program yang menggebrak. "Nggak usah nunggu waktu lama. Nggak perlu nunggu 3 bulan, 100 hari gitu-gitu, itu kelamaan. Wong kemarin sudah berjanji-janji banyak ndakik-ndakik, itu saja tinggal realisasinya dalam konteks retrospektif dan prospektif itu tadi bagaimana," kata dia.

Seperti diketahui, kepemimpinan di tiga daerah di DIY yakni Sleman, Gunungkidul dan Bantul kini telah berganti. Bupati yang lama sudah resmi lepas jabatan dan saat ini digantikan pejabat sementara sebelum bupati baru definitif hasil Pilkada 2020 dilantik.