Kemenhut Pastikan Penanganan Kebakaran TNBTS Berjalan Terpadu
“Untuk pemadaman sekarang, ada tiga helikopter yang sudah beroperasi untuk pemadaman titik api, terutama di kelerengan yang tidak bisa dijangkau oleh pasukan,"
Erupsi Gunung Merapi, Kamis (7/1/2021)./Harian Jogja-Gigih M Hanafi
Harianjogja.com, JOGJA—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jogja menyebut lima kemantren (kecamatan) di Jogja yang rawan banjir lahar dari Gunung Merapi. Kelima kecamatan tersebut adalah Tegalrejo, Gondokusuman, Danurejan, Gondomanan, dan Mergangsan.
Kepala Pelaksana BPBD Jogja, Nur Hidayat mengatakan lima kemantren yang rawan banjir tersebut semuanya di bantaran Sungai Code. “Kalau masalah banjir tentunya yang dilewati sungai rawan semua kriterianya banjir terutama Code kaitannya dengan lahar Merapi, lewat kali Boyong arahnya ke Code. Semua yang dilewati Code rawan banjir,” kata Nur Hidayat, Kamis (18/2/2021).
BACA JUGA: KPK Geledah Kantor Disdikpora DIY Terkait Dugaan Korupsi Mandala Krida
Selain rawan banjir, kawasan bantaran sungai Code juga rawan longsor, terutama di bagian tebing tinggi dan kontur tanahnya tidak terlalu padat sehingga bisa terjadi longsor.
BPBD Jogja sudah melakukan berbagai upaya, di antaranya pantauan ketinggian debit air sungai di Ngentak, Sriharjo, Sleman. “Kalau di pos satu [Ngentak, Sriharjo, Sleman] kedalaman air sudah 1,5 meter dari dasar sungai dan Kota Jogja hujan, kemungkinan di sini harus siaga, warga harus segera evakuasi dari pinggir sungai,” ucap Nur Hidayat.
BPBD Jogja juga sudah memasang tujuh alat early warning system (EWS) atau peringatan dini bencana banjir. Ketika pantauan sungai dari utara sudah melebihi 1,5 meter, tim akan menginformasikan kepada warga melalui EWS untuk waspada dan segera mengungsi ke lokasi yang sudah disediakan.
Sejauh ini, ketinggian air Sungai Code masih aman. Ketinggian air sungai terjadi saat hujan selama empat hari pada dua pekan lalu, tetapi debit air Sungai Code masih sekitar satu meter dari dasar sungai.
BACA JUGA: DP 0 Persen untuk Kredit Motor Resmi Berlaku Mulai 1 Maret
Nur Hidayat mengaku sudah terkondisikan melalui Kampung Tangguh Bencana (KTB) yang sudah terbentuk terutama di sepanjang bantaran sungai. Menurut dia, setiap kemantren sudah ada forum sosialisasi KTB
“Jadi di situ kami sosialisasikan terkait ancaman banjir dan La Nina dan penanganan Covid-19, termasuk mitigasi. Mereka sudah punya tempat pengungsian di balai RW,” kata Nur Hidayat.
BPBD Jogja juga sudah menyiapkan anggaran terkait penanganan bencana ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
“Untuk pemadaman sekarang, ada tiga helikopter yang sudah beroperasi untuk pemadaman titik api, terutama di kelerengan yang tidak bisa dijangkau oleh pasukan,"
BRICS menyerukan penyelesaian damai konflik dunia, menolak pemindahan paksa warga Palestina dari Gaza, dan soroti risiko nuklir.
Hari keenam pencarian delapan orang yang hilang di Selat Sunda diperluas hingga 6.010 NM² dengan dukungan unsur laut, udara, dan darat.
Basarnas mencari Kapal Virgo Transport 8 yang hilang kontak di Laut Jawa saat berlayar dari Surabaya ke Banjarmasin dengan 243 orang.
Sinopsis Fall 2: Deadpoint mengikuti Jax dan Luce yang terjebak di ketinggian ekstrem Gunung Kwan setelah longsoran batu.
AI Content Fest 2026 membawa 10 karya kreator Indonesia ke layar lebar sekaligus memberi ruang bagi kreator mengeksplorasi teknologi AI.