Advertisement

Pemkot Jogja Hanya Anggarkan Satu Paket Proyek Padat Karya tahun Ini

Ujang Hasanudin
Jum'at, 19 Februari 2021 - 22:07 WIB
Bhekti Suryani
Pemkot Jogja Hanya Anggarkan Satu Paket Proyek Padat Karya tahun Ini Ilustrasi program padat karya - JIBI

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA-Pemerintah Kota Jogja tahun ini menganggarkan program padat karya satu paket untuk pekerjaan infrastruktur senilai Rp304 juta. padat karya tersebut untuk pembuatan jalan cor blok di Kalurahan Gedongkiwo, Kemantren Mantrijeron, Jogja.

Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Jogja, Maryustion Tonang mengatakan program padat karya satu paket tersebut berdasarkan usulan dari masyarakat yang dibiayai dari APBD Jogja

“Sesuai proposal untuk bikin jalan lingkungan cor blok,” kata Maryustion, Jumat (19/2/2021). Jumlah tersebut berkurang dari tahun lalu sebanyak dua paket program padat karya masing-masing senilai Rp143 juta.

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

Program padat karya 2020 lalu, yakni pekerjaan pembangunan talut pemukiman di Kalurahan Bener, Tegalrejo, dan Kalurahan Kotabaru, Gondokusuman untuk pembuatan talut sungai. Serapan tenaga kerja dari dua lokasi padat karya tersebut masing-masing 52 orang atau pekerja yang merupakan warga sekitar.

BACA JUGA: Kabut Otak, Efek Jangka Panjang Covid-19 dan Cara Mengatasinya

Maryustion mengatakan untuk tahun ini hanya satu paket sesuai proposal yang masuk, “Serapan tenaga kerja sekitar 48 orang,” kata dia. Proses pengerjaan berlangsung sekitar 30 hari kerja. Mantan Kepala Dinas Perdagangan ini berharap ada anggaran dari APBD DIY untuk padat karya tahun ini seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Berdasarkan dari tahun-tahun yang lalu dari APBD DIY selalu ada, tapi kami belum dapatkan informasi,” ucap Maryustion.

Namun demikian untuk serapan pekerja, Dinsosnakertrans Jogja juga sudah menyiapkan beberapa program, di antaranya pelatihan keterampilan dengan harapan setelah pelatihan selesai, peserta pelatihan atau warga bisa bekerja sesuai keahliannya. Selain itu, jawatannya juga menyiapkan program pendampingan bagi pelaku usaha baru agar maju dan berkembang.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

PBB Tak Akui Klaim Kemenangan Rusia Atas Referendum di 4 Wilayah Ukraina

News
| Rabu, 28 September 2022, 23:47 WIB

Advertisement

alt

Suka Liburan, Yuk Patuhi 5 Etika Saat Berwisata

Wisata
| Senin, 26 September 2022, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement