DPRD Gunungkidul Mulai Susun Raperda Inisiatif

Ilustrasi suasana di salah satu ruangan di Gedung DPRD Gunungkidul, Kapanewon Wonosari, Senin (28/9/2020).-Harian Jogja - Ist
04 Maret 2021 02:37 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– DPRD Gunungkidul mulai melakukan penyusunan naskah akademik tiga rancangan peraturan daerah inisiatif. Ditargetkan ketiga raperda selesai dibahas di tahun ini.

Anggota Badan Musyawarah DPRD Gunungkidul, Ery Agustin S mengatakan, untuk tahun ini ada empat raperda inisiatif yang disepakati bersama dengan pemkab. Keempat raperda itu meliput Bantuan Hukum; Pedoman Pembentukan Badan Usaha Milik Kalurahan; Penyelenggaraan Inovasi Daerah; Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat.

Meski demikian, lanjut dia, untuk Raperda Bantuan Hukum sudah selesai dibahas di tahun lalu dan tinggal pengesahan. “Belum bisa disahkan karena harus difasilitasi di Pemerintah DIY, tapi selesai dan tinggal penetapan,” kata Ery, kemarin.

Baca juga: Setahun Covid-19 di Indonesia, 3 Daerah Ini Tak Terjamah Corona

Menurut dia, untuk tiga raperda lainnya masih dalam proses penyusunan naskah akademik. Rencananya setelah proses ini selesai akan dikonsultasikan dengan Pemerintah DIY. “Setelah proses konsultasi selesai maka bisa dilanjutkan pembahasan dengan pemkab,” katanya.

Ery optimistis ketiga raperda inisiatif ini bisa selesai dibahas sebelum akhir 2021. “Mudah-mudahan lancar sehingga penyelesaian bisa tepat waktu sesuai dengan yang telah dijadwalkan,” katanya.

Kepala Bagian Risalah dan Perundang-Undangan, Sekretariat DPRD Gunungkidul, Sutrisno mengatakan, selain empat raperda inisiatif, tahun ini ada tujuh rancangan usulan dari bupati. “Total ada 11 raperda yang ditarget selesai hingga akhir tahun nanti,” katanya.

Sutrisno mengatakan, untuk pembahasan sangat bergantung dengan pengiriman draf dari bupati. Nantinya, sambung dia, draf yang telah dikirim akan dibahas bersama-sama dengan tim dari eksekutif. “Hal yang sama juga berlaku untuk raperda inisiatif,” katanya.