Vaksinasi Covid-19 untuk Pelayan Publik Telah Dimulai di Bantul

Wakil Bupati Bantul, Joko Purnomo menjadi salah satu pelayan publil yang menerima vaksinasi di tahap kedua. Vaksinasi tahap di Bantul dimulai pada Jumat (5/3/2021).-Harian Jogja - Catur Dwi Janati
05 Maret 2021 16:57 WIB Catur Dwi Janati Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL- Vaksinasi Covid-19 untuk pelayan publik di Bantul telah dimulai pekan ini. Sejumlah pelayan publik dari berbagai instansi pemerintah, termasuk Wakil Bupati, Kejaksaan Negeri dan DPRD menjadi peserta vaksinasi.

Salah satu pelayan publik yang menerima vaksinasi asalah Wakil Bupati Bantul, Joko Purnomo. Joko bersyukur bisa mengikuti kegiatan vaksinasi. Setelah divaksin Joko merasa bertambah percaya diri. "Artinya tambah percaya diri, kita nyaman tidak sakit, kemudian tidak ada reaksi apa pun, bagus. Saya bersyukur alhamdulillah," ujarnya pada Jumat (5/3/2021).

Selama pemantauan 30 menit pasca-vaksinasi, Joko tidak merasakan keluhan apa pun. "Tidak merasakan apapun, artinya setelah divaksin 30 menit kita merasa nyaman, tidak ada reaksi yang bagaimana-bagaimana. Mengantuk juga tidak, pegal-pegal juga tidak, lapar juga tidak," ungkapnya.

BACA JUGA: Syukurlah, Aurel Hermansyah Sembuh dari Covid-19

Menurut Joko semua perangkat daerah yang melayani masyarakat memang harus sehat. Salah satu upaya untuk mewujudkan kesehatan tersebut menggunakan vaksinasi. "Harapan kita ketika teman kita para teman-teman OPD yang melayani masyarakat ini divaksin. Mereka akan lebih percaya diri, lebih bisa melayani dengan baik, bisa membantu masyarakat dan tidak terganggu layanan kepada masyarakat," tandasnya.

Joko mengajak masyarakat Bantul untuk selalu menjaga kesehatan dan prokes. "Kita imbau bisa mengikuti vaksin untuk semua perangkat pemerintah Kabupaten Bantul," imbuhnya.

Sekretaris Daerah Bantul, Helmi Jamharis menjelaskan vaksinasi nakes akan diselesaikan mulai Jumat (5/3/2021) yang dilaksanakan di Puskesmas. "Kemudian ASN terdiri OPD tingkat Kabupaten lalu Kapanewon dilakukan di 12 RS yang jadwalnya mulai hari ini juga. Penjadwalannya diatur antara RS dan perangkat daerah yang bersangkutan," jelasnya.

Vaksinasi bagi pelayan publik dijelaskan Helmi ditargetkan satu hari 400 orang dilakukan penyuntikan. "Penentuan awal sasaran dulu 46.161 yang akan divaksin. Kemudian tahap ini divaksin 3.783 ASN dan non-ASN, DPRD termasuk personel Kejaksaan Negeri Bantul," ujarnya.