Kapanewon di Gunungkidul Siapkan Dana Droping Air Hadapi Kemarau
Kapanewon di Gunungkidul menyiapkan anggaran droping air bersih menghadapi musim kemarau panjang 2026 yang diprediksi berlangsung tujuh bulan.
Aktivitas bongkar muat di kawasan Pelabuhan Sadeng, Kecamatan Girisubo, Gunungkidul. /Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Dermaga di Pelabuhan Sadeng, Kapanewon Girisubi akan diperbaiki di tahun ini. Total biaya yang dibutuhkan mencapai Rp1,5 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus.
Kepala Pelabuhan Pendaratan Perikanan (P3) Sadeng, Wargiatno mengatakan, untuk tahun ini mendapatkan anggaran DAK sebesar Rp1,7 miliar. Rencananya dana itu digunakan untuk perbaikan dermaga sebesar Rp1,2 miliar. Sedangkan sisanya sebesar Rp200 juta digunakan pengadaan bak penampungan air bagi warga serta kapal nelayan.
BACA JUGA : Pelabuhan Sadeng Gunungkidul Menyimpan Bara Konflik
“Jadi ada dua paket,” katanya saat dihubungi Harianjogja.com, Minggu (7/3/2021).
Wargiatno menjelaskan, perbaikan dermaga dilakukan karena beberapa tiang sudah mulai rusak karena korosi air laut. Selain itu, program ini juga sebagai lanjutan penambahan breakwater di 2019 lalu.
“Sebenarnya program perbaikan masuk di kegiatan 2020. Tapi, dikarenakan adanya pemangkasan anggaran untuk corona baru terlaksana di tahun ini,” ungkapnya.
Menurut dia, pelaksanaan tidak hanya memperbaiki tiang yang rusak, namun juga melakukan penambahan. Pada saat ini, sambung Wargiatno, tiang yang terpasang berjarak sepuluh meter. Rencananya akan ditambah sehingga jaraknya antar tiang hanya lima meter sehingga posisi dermaga bisa lebih kuat.
“Kami juga akan memasang plat di bagian atas. Mudah-mudahan semua berjalan lancar,” katanya.
BACA JUGA : Terjerat Utang, Nelayan Sadeng Sulit Lepas dari Tengkulak
Ditambahkannya, selain perbaikan juga ada rencana pengerukan. Hanya saja, wacana ini baru akan diusulkan di tahun depan. “Beberapa tahun lalu memang ada pengerukan. Memang sudah mulai ada pendangkalan lagi, tapi belum parah sehingga rencana baru kami usulkan di tahun depan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kapanewon di Gunungkidul menyiapkan anggaran droping air bersih menghadapi musim kemarau panjang 2026 yang diprediksi berlangsung tujuh bulan.
Okupansi hotel Jogja naik hingga 70% saat long weekend. PHRI DIY ungkap tren booking mendadak dan imbau wisatawan waspada penipuan.
Serabi 2026 bantu lebih dari 1.800 UMKM perempuan memahami bisnis digital, strategi harga, dan pengembangan usaha berbasis data.
Prabowo minta TNI-Polri bersih dari praktik ilegal, tegaskan larangan backing judi, narkoba, dan penyelundupan.
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.
BRIN kembangkan pelat karet RCP untuk perlintasan KA, inovasi baru tingkatkan keselamatan dan kurangi risiko kecelakaan.