Simulasi Bencana di Kepatihan Tingkatkan Kesiapsiagaan Penyelamatan
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN--Sepasang suami istri diciduk polisi setelah melancarkan aksinya menggasak sepeda motor di tiga lokasi, Sleman dan Bantul, sejak Oktober 2020 hingga Januari 2021. Tuntutan ekonomi dan kondisi menganggur mendorong keduanya nekat mencuri motor.
Kanit Reskrim Polsek Godean, Iptu Bowo Susilo, menjelaskan pelaku yakni H, laki-laki 39 tahun dan NN, perempuan 40 tahun. Keduanya mengontrak di daerah Sayegan sejak Juli 2020 lalu saat ini pindah mengontrak di Bantul.
Ia menjelaskan salah satu aksi pencurian H dan NN terjadi pada 13 januari lalu, di Kalurahan Sidomulyo, Godean sekitar pukul 14.30 WIB. “Keduanya mengambil motor merek Scoopy dengan nomor polisi AB 4145 BN, tahun 2019,” ujarnya, Rabub (10/3/2021).
BACA JUGA: BPOM Sebut Vaksin Nusantara Terawan Tak Sesuai Kaidah Medis
Saat itu, korban hendak memasuki sebuah warung dengan motor posisi di parkir di depan warung. Namun sayangnya kunci motor tersebut tertinggal di motor sehingga kesempatan ini lah yang dimanfaatkan kedua pelaku untuk menggasak motor korban.
Dalam menjalankan aksinya, kedua pelaku juga membawa motornya sendiri yakni Vario dengan nomor polisi L 6274 ZL, yang kemudian sudah diganti menjadi AD 4919 JW. “Peran masing-masing, H turun mengambil motor, sementara NN mengawasi keadaan sekitar,” kata dia.
Akibat pencurian ini, korban menderita kerugian Rp20,8 juta. Motor hasil curian kemudian dijual oleh H di Solo kepada seorang penadah seharga Rp6,8 juta. Pencurian ini merupakan aksi mereka yang kedua. Sebelumnya, pasangan ini melancarkan aksinya di wilayah Sayegan pada 17 Oktober 2020 dan aksi ketiganya di Jetis, Bantul, pada 28 Januari.
Dalam aksi pertama dan ketiga, H dan NN menggasak motor Genio. Dari ketiga aksi H dan NN ini, polisi mendapati pasangan ini memiliki modus yang sama di setiap aksi pencurian, yakni mengincar motor yang kuncinya tertinggal di motor. “Motifnya ekonomi, untuk bayar kontrakan,” katanya.
Barang bukti yang diamankan meliputi motor pelaku yang digunakan untuk melancarkan aksinya, satu buah ponsel dan uang Rp100.000. Atas perbuatannya, kedua pelaku disangkakan Pasal 363 KUH Pidana dengan ancaman tujuh tahun penjara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Beternak ayam kampung super atau Jawa Super (joper) memiliki prospek bisnis yang bagus.
Harga pangan 8 Juli 2026: cabai rawit Rp61.900/kg, telur Rp29.050/kg. Cek daftar lengkap harga beras, daging, minyak, dan gula terbaru.
Kontroversi wasit warnai kemenangan Argentina 3-2 atas Mesir di 16 besar Piala Dunia 2026. Messi bawa Albiceleste lolos dramatis.
Top Ten News Harianjogja.com edisi Rabu 8 Juli 2026, mulai dari kunjungan Prabowo-Modi, isu pajak palsu Sleman, hingga kemenangan Timnas U17.
Cek jadwal SIM keliling Kota Jogja Juli 2026 lengkap. Ada layanan pagi hingga malam di Alun-Alun Kidul dan MPP Jogja.